MAKASSAR—Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N-LAPOR!), Rabu (20/8/2025), di Hotel Novotel Makassar.
Mengusung tema “Penguatan Responsivitas dan Akuntabilitas Layanan Publik melalui Optimalisasi SP4N-LAPOR! di Kota Makassar Tahun 2025”, kegiatan ini diikuti perwakilan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi garda depan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.
Kepala Dinas Kominfo Makassar, Muhammad Roem, menegaskan bahwa SP4N-LAPOR! merupakan instrumen penting untuk mewujudkan transparansi, akuntabilitas, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“SP4N-LAPOR! adalah sarana strategis yang disediakan pemerintah agar masyarakat bisa menyampaikan aspirasi dan aduan. Namun, di Makassar tidak hanya SP4N-LAPOR!, ada beberapa instrumen lain yang juga mendukung,” jelas Roem.
Roem mengungkapkan, Pemkot Makassar saat ini tengah mengintegrasikan 12 kanal pengaduan ke dalam satu dashboard terpadu. Salah satunya lewat aplikasi Lontara+, super app layanan online warga Makassar yang juga memuat fitur aduan.
“Dalam satu bulan ke depan, semua kanal akan terhubung. Bisa jadi namanya Makassar Quick Response atau yang lain, tetapi SP4N-LAPOR! tetap menjadi bagian dari sistem tersebut,” tambahnya.
Menurutnya, semakin cepat aduan masyarakat tertangani, semakin baik pula kehadiran pemerintah dirasakan masyarakat. Karena itu, kegiatan monev juga menjadi wadah untuk merumuskan kebijakan bersama lintas OPD.
“Tidak semua aduan bisa diselesaikan satu OPD. Dibutuhkan kolaborasi agar pelayanan publik benar-benar optimal,” tegasnya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Ombudsman RI Perwakilan Sulsel, ST. Dwi Adiyah Pratiwi, serta Iswar Ramadhan dan Sarmini Sallu dari Kominfo Provinsi Sulsel. (70n/Ag4ys/4dv)














