PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Martín Diburu Márquez dan Bezzecchi, Mandalika Bisa Jadi Titik Balik Perebutan Juara DuniaPengurus OSIS PWU Dilatih Kritis Bermedia dan Berani Menulis BeritaHamka B. Kadi Minta Lurah Gerak Cepat Selesaikan Data 3.000 Rumah Warga Makassar yang Siap DibedahAlumni Unhas Pilih Jadi Petani, Burhanuddin Bawa Teknologi Smart Farming ke Sawah BoneCara Nonton Live Persib vs PSM Malam Ini, Kick-off 20.00 WITALurah Biring Romang Apresiasi Muslimat NU Perkuat Persatuan Tokoh PerempuanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Martín Diburu Márquez dan Bezzecchi, Mandalika Bisa Jadi Titik Balik Perebutan Juara DuniaPengurus OSIS PWU Dilatih Kritis Bermedia dan Berani Menulis BeritaHamka B. Kadi Minta Lurah Gerak Cepat Selesaikan Data 3.000 Rumah Warga Makassar yang Siap DibedahAlumni Unhas Pilih Jadi Petani, Burhanuddin Bawa Teknologi Smart Farming ke Sawah BoneCara Nonton Live Persib vs PSM Malam Ini, Kick-off 20.00 WITALurah Biring Romang Apresiasi Muslimat NU Perkuat Persatuan Tokoh Perempuan
Makassar

Perhumas Makassar Disiapkan Jadi Benteng Lawan Hoaks di Tengah Banjir Informasi Digital

58
×

Perhumas Makassar Disiapkan Jadi Benteng Lawan Hoaks di Tengah Banjir Informasi Digital

Sebarkan artikel ini
Perhumas Makassar Disiapkan Jadi Benteng Lawan Hoaks di Tengah Banjir Informasi Digital
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Muhammad Roem, mengajak Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Makassar memperkuat kolaborasi dalam menghadapi derasnya arus informasi digital dan maraknya penyebaran hoaks di tengah masyarakat.

MAKASSAR—Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Muhammad Roem, mengajak Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Makassar memperkuat kolaborasi dalam menghadapi derasnya arus informasi digital dan maraknya penyebaran hoaks di tengah masyarakat.

Ajakan itu disampaikan saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Perhumas Makassar di Gedung Makassar Government Center (MGC), Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Perhumas Makassar, Devo Khadafi, bersama anggota Perhumas dari berbagai kalangan, mulai dari instansi pemerintah, perusahaan swasta hingga perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Roem menegaskan bahwa Perhumas memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Kedekatannya dengan berbagai elemen publik dinilai menjadi modal penting dalam membangun komunikasi yang efektif dan terpercaya.

Menurutnya, keberadaan Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhumas Makassar dapat menjadi mitra pemerintah dalam membaca berbagai isu perkotaan sekaligus merespons dinamika komunikasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Perhumas memiliki basis yang kuat di daerah dan dekat dengan masyarakat. Karena itu, Perhumas bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan program-program pembangunan kepada publik,” ujarnya.

Roem juga menyoroti tantangan besar di era digital, yakni cepatnya penyebaran informasi yang belum tentu benar. Kondisi tersebut, kata dia, membutuhkan sinergi berbagai pihak untuk membangun ekosistem komunikasi yang sehat dan mampu menangkal disinformasi.

“Informasi yang tidak benar kini menyebar sangat cepat. Karena itu kita membutuhkan mesin komunikasi yang kuat agar dapat bersama-sama melawan hoaks dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kolaborasi tersebut, Kominfo Makassar membuka peluang pemanfaatan Makassar Communication Hub (MCH) sebagai ruang bersama bagi Perhumas untuk menggelar diskusi, kegiatan edukasi, hingga memperluas jaringan kerja sama dengan komunitas, media, akademisi, dan generasi muda.

Ia berharap Perhumas tidak hanya menjadi organisasi profesi, tetapi juga ruang bertemunya berbagai gagasan dan solusi komunikasi publik yang mampu menjembatani kepentingan pemerintah dan masyarakat. “Kita ingin lebih banyak anak muda terlibat. Perhumas harus menjadi ruang berbagi ide, membangun kolaborasi, dan memperkuat komunikasi publik yang berdampak bagi masyarakat,” tutupnya. (70n)

Perhumas Makassar Disiapkan Jadi Benteng Lawan Hoaks di Tengah Banjir Informasi Digital
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Muhammad Roem, mengajak Perhimpunan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Makassar memperkuat kolaborasi dalam menghadapi derasnya arus informasi digital dan maraknya penyebaran hoaks di tengah masyarakat.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com