JENEPONTO—Pengurus Kabupaten Muay Thai Indonesia (Pengkab MI) Jeneponto, Sulawesi Selatan resmi terbentuk dan diketuai oleh Irfan Iskandar, untuk masa bakti 4 tahun kedepannya.
Organisasi Cabang Olahraga Muay Thai Kabupaten Jeneponto yang berada di bawah naungan Pengurus Provinsi (Pengprov) dan berkoordinasi langsung dengan KONI di tingkat Kabupaten.
Setelah Irfan Iskandar resmi menahkodai Pengurus Kabupaten Muay Thai Indonesia (Pengkab MI) Jeneponto, dengan kelengkapan susunan kepengurusan, maka tak lama lagi akan dilakukan pelantikan pengurus oleh Bupati Jeneponto, Paris Yasir. Waktu dan tempat pelantikannya dalam tahap perencanaan di internal pengurus.
Untuk itu, Irfan Iskandar selaku Ketua Pengurus Kabupaten Muay Thai Indonesia (Pengkab MI) Jeneponto untuk tetap berupaya membesarkan olahraga bela diri asal Thailand ini di “Bumi Turatea” dengan melakukan langkah strategis untuk menjaring potensi atlet muda di daerah ini.
Menurutnya, tetap bekerja keras melakukan beberapa aspek utama yang menjadi fokus dalam pengembangan olahraga Muay Thai di Kabupaten Jeneponto.
“Kita melakukan sosialisasi dan rekrutmen untuk membesarkan Muay Thai di Kabupaten Jeneponto, langkah awal yang krusial adalah memperkenalkannya ke sekolah-sekolah dan komunitas pemuda,” kata Irfan Iskandar, di Cafe Tetta Jalan Lingkar, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Senin (11/5/2026) malam.
Lanjut Irfan Iskandar yang juga Bendahara DPD Partai NasDem Kabupaten Jeneponto ini, bahwa sasaran dari sosialisasi dan rekrutmen adalah mengubah persepsi masyarakat bahwa Muay Thai bukan sekadar olahraga keras, melainkan disiplin bela diri yang memiliki nilai edukasi dan prestasi.
”Setelah itu, kita juga nantinya fokus pada peningkatan sarana dan prasarana. Keberadaan sasana (gym) yang representatif dengan peralatan standar sangat dibutuhkan, seperti:
Ring Muay Thai atau area latihan yang aman. Selain itu, heavy bags (samsak), padding, dan sarung tinju (gloves). Perlengkapan perlindungan atlet untuk meminimalkan risiko cedera,” ujar Irfan Iskandar, ditemani pengurus Pengkab Muay Thai Indonesia Kabupaten Jeneponto.
Ketua Pengurus Kabupaten Muay Thai Indonesia (Pengkab MI) Jeneponto, Irfan Iskandar menjelaskan, perlunya dilakukan pembinaan atlet dan pelatih,
fokus pada kualitas teknik sangat penting untuk menembus level kompetisi yang lebih tinggi:
“Kita mengadakan pemusatan latihan kabupaten (Pelatkab) secara rutin, memastikan para pelatih memiliki lisensi resmi agar metode pelatihan sesuai dengan standar nasional maupun internasional, jam terbang atlet hanya bisa ditingkatkan melalui kompetisi berjenjang,” terangnya.
Irfan Iskandar menambahkan, salah satu langkah yang bisa diambil dalam mengembangkan olahraga Muay Thai di Kabupaten Jeneponto yaitu dengan
mengirim atlet ke ajang bergengsi seperti PORPROV (Pekan Olahraga Provinsi) Sulawesi Selatan. (*)











