JENEPONTO—Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jeneponto periode 2026-2030 resmi dilantik pada Kamis (23/7/2026). Pelantikan mengusung tema “Satukan Tekad dan Semangat, Raih Prestasi untuk Jeneponto Bahagia”.
Pelantikan dipimpin Bupati Jeneponto, Paris Yasir. Hadir pula Ketua KONI Provinsi Sulawesi Selatan Darmawangsyah Muin, Kasdim 1425 Jeneponto Mayor Inf Ramli Hamanja, Kasi Intelijen Kejari Jeneponto Irwansyah, Ps Kasikum Polres Jeneponto AKP Sudirman, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).
Ketua KONI Kabupaten Jeneponto, Darwis Nojeng, mengatakan kepengurusan yang baru mengemban amanah dari Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk menjaga kepercayaan tersebut dengan kerja yang konsisten dan bertanggung jawab.
“Saya mengajak kita semua untuk terus menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi, dan bijak dalam menyikapi setiap persoalan dengan mengedepankan fakta,” kata Darwis Nojeng.
Ketua KONI Provinsi Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin, menilai susunan kepengurusan KONI Jeneponto yang terbentuk menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap dunia olahraga. Dengan dukungan Bupati Jeneponto dan semangat Ketua KONI, ia optimistis olahraga Jeneponto dapat berkembang.
“Tujuan kita jelas melahirkan atlet terbaik untuk Pra-PON dan PON. Tidak ada pilih kasih. Yang terbaik, dialah yang maju. Kalau kita punya 10 atlet terbaik, maka 10 itu yang harus kita perjuangkan. Anggaran besar tidak menjamin prestasi. Yang menjamin adalah tekad, kejujuran, disiplin, dan kerja keras,” kata Darmawangsyah Muin.

Sementara itu, Bupati Jeneponto Paris Yasir menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus KONI Kabupaten Jeneponto yang telah resmi dilantik. Menurutnya, amanah tersebut merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi kemajuan olahraga di Kabupaten Jeneponto.
“Saya berharap kepengurusan yang baru mampu menghadirkan pembinaan olahraga yang lebih terarah, profesional, berkelanjutan, dan berorientasi pada prestasi. Potensi atlet-atlet Jeneponto sangat besar,” katanya.
Paris Yasir juga mengajak seluruh pengurus KONI menjadikan organisasi tersebut sebagai rumah besar olahraga yang mampu merangkul seluruh cabang olahraga secara adil, membangun komunikasi yang harmonis, serta menciptakan iklim pembinaan yang sehat dan produktif. (*)














