Penuhi Kebutuhan Air Bendungan Lekopancing, PDAM Makassar Turunkan 3 Pompa Suplesy di Sungai Moncongloe Maros
Banyaknya keluhan masyarakat terkait kurangnya pasokan air bersih yang mereka terima beberapa hari terakhir, Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar segera mengambil langkah cepat dengan menurunkan 3 Pompa Suplesy di Sungai Moncongloe Maros, Selasa (3/08/2021)

MAKASSAR—Banyaknya keluhan masyarakat terkait kurangnya pasokan air bersih yang mereka terima beberapa hari terakhir, Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar segera mengambil langkah cepat dengan menurunkan 3 Pompa Suplesy di Sungai Moncongloe Maros.

Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Makassar, H. Imran Rosyadi Adnan, ST, MM, mengatakan, apa yang dirasakan warga beberapa hari terakhir, disebabkan air baku yang di suplay dari Bendungan Lekopancing yang sangat terbatas.

Menurunnya suplay air baku dari Bendung Lekopancing tersebut, lanjut Imran berdampak ke  9 kecamatan yakni, Tallo, Ujung Tanah, Bontoala, Wajo, Tamalanrea, Biringkanaya, Panakkukang, Makassar dan Manggala.

“Makanya kita menyiapkan 9 armada mobil tangki Gratis ke Pelanggan yang membutuhkan. Mobil tangki tersebut beroperasi pagi sampai malam untuk mengantar air ke warga. Memang permintaan sangat banyak jadi harus antri dan didahulukan yang mendaftar lebih awal di Kantor Wilayah terdekat dengan membawa bukti rekening airnya,” ungkapnya, Kepada Mediasulsel.com, Selasa (3/8/2021)

Imran menambahkan, bahwa saat normal di musim hujan, suplay air baku dari Bendung Lokopancing bisa mencapai 1500 liter/detik, namun situasi hari ini sesuai laporan petugas pengawas saluran, menurun drastis sampai 527 liter/detik, walaupun ada bantuan suplay air dari Intake Mallengkeri 284 liter/detik masih dikategorikan belum di ambang normal.

Olehnya itu untuk mengantisipasi makin kurangnya debit air di Lekopancing, Perumda Air Minum Kota Makassar menurunkan Pompa Suplesy di sungai daerah Moncongloe Maros.

“Sementara ini dalam tahap pemasangan rangkaian pompa dan pipanya. Adapun pompa yang terpasang ini ada 3 buah, 2 pompa besar dengan kapasitas 600 liter/detik dan 1 pompa dengan kapasitas 300 liter/detik. Diupayakan hari Selasa depan sudah bisa beroperasi,” imbuhnya.

Dengan beroperasinya pompa tersebut, menurut Imran akan ada tambahan air baku dengan debit yang cukup besar antara 600-800 liter per detik yang masuk ke IPA 2 Panaikang dan IPA 3 Antang, yang pasti sudah bisa meningkatkan produksi dan distribusi air kita ke pelanggan yang setiap harinya makin menurun.

“Semoga dengan beroperasinya pompa suplesy tersebut, suplay air ke pelanggan sudah bisa maksimal walaupun tidak akan sama tekanannya pada saat musim hujan, dan tak lupa menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan,” tutupnya. (*)