Beranda » Sulsel » PERSAKMI Sulsel Gelar Dialog Akhir Tahun
PERSAKMI Sulsel Gelar Dialog Akhir Tahun
Sulsel

PERSAKMI Sulsel Gelar Dialog Akhir Tahun

MAKASSAR, Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI) Sulawesi Selatan menggelar dialog akhir tahun dengan tema Refleksi Pembangunan Kesehatan Masyarakat Indonesia dan Prospek di Tahun Politik, Senin (31/12) di Warkop 88 Daya, Makassar.

Menurut Ketua PERSAKMI Sulsel, Prof. Sukri Palutturi, PhD, agenda dialog akhir tahun ini lebih mendorong agar para Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) yang ada di Sulsel lebih diberdayakan pada semua level pemerintahan.

Ketua Umum PP PERSAKMI, Prof. Dr. Ridwan Amiruddin, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, bahwa dialog akhir tahun tersebut penting untuk membangun silaturahim, sekaligus mereview agenda pembangunan kesehatan yang telah lewat dan refleksi agenda kedepan.

“Evaluasi agenda yang lewat terfokus pada capaian indikator kesehatan yang masih melambat, misalnya stunting , sumber daya manusia, jaminan kesehatan nasional dan lain-lain. Pada era disruption ini, inovasi-inovasi strategis adalah keniscayaan, program berbasis artificial intelligence sudah perlu di introduce. Selain itu, Peningkatan kapasitas SDM yang lebih terkordinasi perlh di tinjau kembali,” urai Prof. Ridwan.

Sementara itu Ketua PERSAKMI Kabupaten Maros, Muhammad Hatta, SKM, M.Kes., menambahkan, agar tenaga SKM dapat diberikan peran dan kesempatan lebih luas khususnya dalam dunia pekerjaan baik pemerintah maupun swasta.

Sedangkan sekretaris Camat Tamalanrea, Andi Salman Baso, SKM, yang juga turut hadir dalam kegiatan tersebut banyak bercerita tentang pengalamannya menjadi pejabat di tingkat lurah maupun kecamatan, bahwa SKM dengan kapasitas yang dimilikinya dapat menduduki jabatan seperti itu, karena SKM memiliki kemampuan pemberdayaan dan pengorganisasian masyarakat.

Peserta lainnya antara lain pengurus daerah dan cabang PERSAKMI Sulsel yang tersebar dan bekerja di berbagai instansi misalnya BBPK Makassar, Perguruan Tinggi dan Rumah Sakit. (*/464ys)