PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan HargaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan Harga
Opini

Perubahan berawal dari Kampus

608
×

Perubahan berawal dari Kampus

Sebarkan artikel ini
Perubahan berawal dari Kampus Opini Zulkarnain M UIN Alauddin
Zulkarnain M (Mahasiswa Pascasarjana UIN Alauddin Makassar Prodi Ekonomi Syariah)

OPINI – Mendengar kata kampus, jelas tidak asing lagi di telinga kita. Pejabat-pejabat yang menduduki kursi di pemerintahan selaku pemangku kebijakan publik juga tidak lepas dari kehidupan kampus.

Kampus yang merupakan Lembaga Pendidikan yang terakhir dilalui oleh para penuntut ilmu bila dipandang dari segi formalitas.

Selain itu, kampus bagaikan “gerbong kemerdekaan” bagi mereka yang sebelumnya dikenal dengan putih abu-abu yang penuh dengan intervensi dan aturan yang super ketat, tidak seperti kampus yang lebih free hingga dapat membuat mereka lebih bebas ber-ekspresi dan ber-kreasi.

Jadi tak heran, jika banyak orang yang ingin merasakan hangatnya dunia perkuliahan. Selain itu, perguruan tinggi memiliki segudang harapan untuk membangun Tanah Air menjadi lebih baik.

Sebut saja perumpamaan kampus sebagai miniatur negara, dengan mahasiswanya sebagai agen of change (pembawa perubahan) atau sering juga disebut agen of control.

Olehnya itu, perhatian terhadap aktivitas kehidupan kampus sangat fundamental dalam melahirkan perubahan yang lebih baik.

Aktivitas kampus sangat dipengaruhi oleh Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Dari ketiga unsur ini, sudah tampak jelas kontribusi perguruan tinggi sangat diharapkan memberikan sumbangsi dalam proses pembanguan nasional saat ini dan masa yang akan datang.

Dunia kampus dikenal dikalangan masyarakat sebagai penyedia inovasi. Jelas, sumber utamanya dari aktivitas penelitian yang mengkaji permasalahan-permasalahan kontemporer beserta dengan solusi yang ditawarkan.

Inovasi-inovasi semacam inilah yang menjadi kebutuhan bagi mahasiswa di era milenial dengan penuh gejolak persaingan dan sangat diharapkan inovasi tersebut bisa terimplementasi dalam kehidupan. Namun secara makro, Indonesi masih terseret di deretan bawah dunia.

Kita hanya cenderung menjadi penikmat dari hasil-hasil inovasi negara tetangga, seperti Singapura, Thailand, Vietnam, dan Malaysia. Mereka dengan sangat loyal mendorong penemuan-penemuan penting yang mendukung daya saing negaranya.

Pengangguran menjadi momok menakutkan bagi mahasiswa-mahsiswa hari ini, dengan jumlah lulusan tiap tahunnya semakin meningkat yang menandakan bahwa akan bertambahnya juga pengangguran.

Hal ini menjadi teguran bagi Dunia kampus yang belum mampu menyeimbangi perubahan teknologi industri 4.0.

Selama ini kampus hanya memperhatikan kualitas keilmuannya saja tanpa memperhatikan skill sesuai dengan bidang keilmuannya.

Kita sudah saksikan bersama kalau dunia kerja membutuhkan kombinasi keahlian. Tidak hanya membutuhkan calon pekerja yang cerdas namun juga memiliki keahlian lain, seperti membangun jiwa kewirausahaan, kemampuan memimpin, public speaking, menulis, dan sebagainya.

Selain inovasi yang perlu dikembangkan oleh pihak perguruan tinggi, mindset mahasiswa juga perlu diintervensi sedini mungkin agar mampu berkarya sehingga nantinya bisa mengimbangi antara pencari pekejaan dan pebuka lapangan kerja.

Hal-hal yang perlu diperhatikan oleh Perguruan Tinggi agar kedepannya bisa merespon perubahan teknologi industri 4.0

Pertama, kampus merupakan pencetak SDM yang unggul dan penopang inovasi terapan bagi masyarakat. Jalan penghubung kampus perlu lebih akurat menangkap kompetensi SDM (mahasiswa) dan inovasi yang dibutuhkan masyarakat.

Kedua,menciptakan skema kerja sama kampus dengan sektor industri dan sektor lainnya agar alumni-alumninya siap kerja disaat selesai dari bangku perkuliahan.

Ketiga, moral juga harus diperkuat melalui lembaga pendidikan agar kedepannya kasus KKN bisa diminimalisir atau bahkan dihilangkan karena ini merupakan tindakan destruksi terhadap kehidupan sosial.

Dengan demikian, dapat kita lihat betapa pentingnya peran kampus dalam perubahan struktur dan fungsi negara, khususnya sektor ekonomi negara. Pengangguran akan teratasi dengan melahirkan SDM yang unggul dan siap bersaing. (*)

Penulis: Zulkarnain M (Mahasiswa Pascasarjana UIN Alauddin Makassar Prodi Ekonomi Syariah)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com