LUWU UTARA—Dua sekolah dasar di Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, akhirnya menikmati aliran listrik bersih berkat inovasi PT PLN (Persero) melalui program SuperSUN. SDN 084 Amballong dan SDN 080 Turong kini terang, menjadi simbol harapan baru bagi dunia pendidikan di pelosok Sulawesi Selatan.
Penyalaan listrik perdana yang berlangsung pada Senin, 7 Juli 2025, disambut haru dan sukacita oleh para guru dan siswa. Program ini menjadi bagian dari revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang didorong oleh pemerintah.
Upaya melistriki dua sekolah tersebut bukan perkara mudah. Petugas PLN menempuh perjalanan sejauh 471 kilometer dari Makassar ke Dusun Palandoang, Luwu Utara, yang memakan waktu 14 jam. Perjalanan dilanjutkan sejauh 30 kilometer menuju Seko menggunakan sepeda motor modifikasi khusus selama 10 jam melintasi jurang, jalan berlumpur, dan medan terjal. Beberapa material bahkan harus dipikul melintasi jembatan sempit.
Meski penuh tantangan, PLN tetap berkomitmen menghadirkan energi berkeadilan melalui SuperSUN, solusi elektrifikasi berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mikro terintegrasi dengan sistem penyimpanan energi (energy storage).
“Terima kasih PLN. Ini hadiah besar untuk anak-anak kami. Kami sangat bersyukur karena listrik akhirnya hadir di sekolah kami,” ungkap Usman, S.Pd., Kepala SDN 084 Amballong. Ia menyebut kehadiran listrik menjadi titik awal kemajuan pendidikan di daerah yang sebelumnya tak terbayangkan bisa dialiri listrik.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam merevitalisasi sekolah di wilayah 3T.
“Melalui PLTS Individu SuperSUN, harapan baru hadir bagi pendidikan anak-anak di Seko. Listrik bukan hanya cahaya, tapi jembatan menuju masa depan,” jelasnya.
SuperSUN sendiri merupakan inovasi teknologi terbarukan karya anak bangsa yang menggabungkan PLTS rooftop, Battery Energy Storage System (BESS), dan smart meter, dengan kapasitas mulai dari 450 VA hingga 1300 VA.
Hingga Mei 2025, sebanyak 1.226 unit SuperSUN telah terpasang di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar, termasuk di 358 sekolah yang kini menikmati listrik dan mendukung kegiatan belajar berbasis teknologi digital.
“Dengan listrik, anak-anak kini bisa belajar lebih nyaman, menggunakan perangkat digital, dan merasakan manfaat teknologi seperti sekolah di perkotaan,” tutup Edyansyah. (70n/Ag4ys/4dv)



















