MAKASSAR—Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (UID Sulselrabar) menyalakan sambungan listrik gratis bagi 216 keluarga kurang mampu di tiga provinsi wilayah kerjanya, Rabu (20/8/2025).
Program bertajuk “Light Up The Dream – Terangi Negeri, Wujudkan Indonesia Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” ini merupakan wujud kepedulian pegawai PLN yang secara sukarela berdonasi untuk membantu masyarakat pra-sejahtera mendapatkan akses listrik.
Saidiman, seorang tukang batu di Makassar yang menjadi penerima bantuan, mengaku lega dan bersyukur. Selama ini ia hanya menyambung listrik dari tetangga.
“Sekarang dengan adanya meteran kWh sendiri, saya bisa menikmati listrik dengan lebih leluasa. Terima kasih pegawai PLN, semoga bermanfaat bagi keluarga kami,” ungkapnya.
Apresiasi juga datang dari Lurah Katimbang, Kota Makassar, Alifian Mudhary. Ia menyebut listrik gratis ini membawa dampak besar bagi warganya.
“Kami bersyukur atas bantuan PLN. Semoga masyarakat dapat merasakan manfaat positif dari kehadiran listrik ini dan memanfaatkannya dengan baik,” ujarnya.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menegaskan bahwa momen kemerdekaan menjadi saat tepat bagi insan PLN untuk berbagi manfaat kepada masyarakat.
“Listrik bukan hanya penerang, tetapi juga pendorong ekonomi. Dengan listrik, anak-anak bisa belajar lebih baik karena listrik sudah menjadi kebutuhan pokok,” jelasnya.
Selain listrik gratis, PLN melalui Yayasan Baitul Maal juga menyalurkan paket sembako kepada masyarakat sekitar. Edyansyah memastikan program ini akan terus berlanjut.
“Insya Allah kegiatan ini akan berkembang, karena tujuan kami adalah menumbuhkan semangat berbagi agar saudara-saudara kita bisa hidup lebih baik,” tegasnya.
Sejak diluncurkan tahun 2020, program Light Up The Dream di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar sudah membantu melistriki 5.115 keluarga. (70n/Ag4ys/4dv)



















