PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Ranperda Pengelolaan Parkir Makassar Lanjut ke Pansus, Soroti Jukir Nakal hingga Kebocoran • Mengenang Achmad Ubbe, Pakar Hukum dan Pelestari Keris Bugis • Polresta Gowa dan Lapas Perempuan Bollangi Gelar Razia Gabungan, Cegah Peredaran Narkoba • IKADIPA Fun Walk Tinggal Sehari, Pengambilan Kaos Ditutup Sabtu Malam • GenBI UIN Alauddin Makassar Edukasi Siswa SMA 14 Gowa soal Judi Online dan Bullying • Polsek Manggala Sisir Dua Lokasi Dugaan Sabung Ayam, Lima Orang Diamankan • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Ranperda Pengelolaan Parkir Makassar Lanjut ke Pansus, Soroti Jukir Nakal hingga Kebocoran • Mengenang Achmad Ubbe, Pakar Hukum dan Pelestari Keris Bugis • Polresta Gowa dan Lapas Perempuan Bollangi Gelar Razia Gabungan, Cegah Peredaran Narkoba • IKADIPA Fun Walk Tinggal Sehari, Pengambilan Kaos Ditutup Sabtu Malam • GenBI UIN Alauddin Makassar Edukasi Siswa SMA 14 Gowa soal Judi Online dan Bullying • Polsek Manggala Sisir Dua Lokasi Dugaan Sabung Ayam, Lima Orang Diamankan •
Sulsel

Plt Gubernur Instruksikan DP3A Selidiki kembali Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Lutim

456
×

Plt Gubernur Instruksikan DP3A Selidiki kembali Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Lutim

Sebarkan artikel ini
Plt Gubernur Instruksikan DP3A Selidiki kembali Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Lutim
Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman telah mengirim tim untuk berkoordinasi dengan kepolisian untuk secara bersama sama melakukan penyelidikan kembali terkait kasus ini.

MAKASSAR—Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan perhatian serius terhadap terhadap Kasus dugaan Pemerkosaan Anak yang terjadi di luwu timur (Lutim).

Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman telah mengirim tim untuk berkoordinasi dengan kepolisian untuk secara bersama sama melakukan penyelidikan kembali terkait kasus ini.

Apalagi, baginya, pelaku kekerasan seksual terhadap anak ini pernah terdengar 2019 lalu dan muncul kembali jadi perlu usut tuntas kebenarannya.

“Kita beri kesempatan kepada teman-teman APH (aparat penegak hukum) dan Tim untuk bekerja bersama dan selidiki. Perlu melakukan penyelidikan secara menyeluruh sesuai prosedur dan ungkap kasus ini dengan sebenar-benarnya,” ungkapnya, Minggu (10/10/2021).

Andi Sudirman juga telah menginstruksikan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (P3A Dalduk KB) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk berkoordinasi dengan Pemkab Lutim.

“Saya sudah minta Kadis P3A untuk turun koordinasi dengan Pemkab Lutim. Termasuk pendampingan kepada keluarga korban,” jelasnya.

Lebih jauh Plt Gubernur Sulsel menegaskan, agar kasus asusila yang menimpa tiga anak oleh ayah kandungnya sendiri di Kabupaten Luwu Timur diusut secara tuntas.

Jika benar adanya, ini diluar batas dan tidak rasional. “Tidak rasional, tim akan turun untuk liat faktanya,” pungkasnya.

Diketahui, kasus dugaan pemerkosaan yang dialami tiga orang anak berusia di bawah 10 tahun di Lutim pada 2019 baru-baru ini viral di media sosial.

Berdasarkan laporan ibu kandung ketiga anak, terduga pelaku tak lain ayah kandung mereka sendiri. Adapun Polres Lutim sebelumnya telah menutup kasus ini karena menganggap lemahnya barang bukti yang ada. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com