PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SPPG 3T Diaktifkan di Takalar, Pemprov Sulsel Dorong Perluasan Layanan Gizi ke Daerah Terpencil • Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, Rujukan Pasien Tak Lagi Harus Berjenjang • Sebelum Berseragam Korps Bhayangkara, Suyudi Ario Seto Ternyata Pernah Jadi Cover Boy • SLF Jadi Syarat Penting Akad Kredit Rumah Subsidi di Bone • Gubernur Sulsel Dukung Penguatan Komisi Yudisial dan Sistem Peradilan • Tanah, Uang, dan Kekuasaan: Mengurai Korupsi Pertanahan dengan Perspektif Islam • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SPPG 3T Diaktifkan di Takalar, Pemprov Sulsel Dorong Perluasan Layanan Gizi ke Daerah Terpencil • Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, Rujukan Pasien Tak Lagi Harus Berjenjang • Sebelum Berseragam Korps Bhayangkara, Suyudi Ario Seto Ternyata Pernah Jadi Cover Boy • SLF Jadi Syarat Penting Akad Kredit Rumah Subsidi di Bone • Gubernur Sulsel Dukung Penguatan Komisi Yudisial dan Sistem Peradilan • Tanah, Uang, dan Kekuasaan: Mengurai Korupsi Pertanahan dengan Perspektif Islam •
Sulsel

Plt Gubernur Sulsel: BPBD telah salurkan bantuan bagi korban Banjir di Wajo dan Bone

572
×

Plt Gubernur Sulsel: BPBD telah salurkan bantuan bagi korban Banjir di Wajo dan Bone

Sebarkan artikel ini
BPBD telah salurkan bantuan bagi korban Banjir di Wajo dan Bone
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan telah menyalurkan bantuan untuk korban terdampak banjir di Kabupaten Wajo.

MAKASSAR—Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan telah menyalurkan bantuan untuk korban terdampak banjir di Kabupaten Wajo. Saat ini tim tengah menuju ke Kabupaten Bone untuk menyalurkan bantuan yang sama.

“BPBD Sulsel telah menyalurkan bantuan untuk korban terdampak banjir di Wajo. Serta tim TRC BPBD Provinsi juga berkunjung ke tenda pengungsian warga. BPBD juga tengah dalam perjalanan menuju Bone untuk menyalurkan bantuan logistik bagi korban terdampak banjir,”  katanya, Rabu (15/9/2021).

Informasi terakhir, air masih tergenang di Kabupaten Wajo, sementara di Kabupaten Bone banjir mulai surut.

“Di tengah kondisi saat ini, mari saling bahu membahu dan bergotong royong, serta mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak banjir agar segera banjir cepat surut. Serta tetap menjaga kondisi kesehatan,” pungkasnya.

Berdasarkan data dari Pusdalops PB BPBD Kabupaten Bone, akibat intensitas curah hujan yang tinggi sejak tanggal 12 September 2021 menyebabkan meluapnya air sungai Walanae Dan Mengakibatkan tiga desa di Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone mengalami banjir.

Plt Gubernur Sulsel: BPBD telah salurkan bantuan bagi korban Banjir di Wajo dan Bone
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan telah menyalurkan bantuan untuk korban terdampak banjir di Kabupaten Wajo.

Sementara dari data Pusdalops PB BPBD Kabupaten Wajo, banjir terjadi di 48 Desa/Kelurahan pada 6 Kecamatan di Kabupaten Wajo.

Banjir terjadi akibat intensitas hujan sedang hingga lebat, mengakibatkan luapan Danau Tempe, Sungai Bila, Sungai Walennae, Sungai Cendranae dan beberapa anak Sungai lainnya tidak bisa menampung debit air. Akibatnya ada sekitar 12.760 KK atau 34.228 jiwa yang terdampak pada kondisi yang terjadi sejak 28 Agustus 2021 lalu.

BPBD Sulsel sendiri menyalurkan beberapa bantuan berupa logistik pangan, perlengkapan keluarga, perlengkapan bayi, dan shelter kit untuk Kabupaten Bone dan Wajo. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com