PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Urgensi Industrialisasi Pangan di Sulawesi Selatan • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya • El Nino Mengintai hingga 2027, Penyuluh Kehutanan Sulsel Didorong Bergerak Cegah Karhutla • Indonesia Walkout Saat Netanyahu Berpidato di PBB, Kursi Delegasi Puluhan Negara Mendadak Kosong • Pakar Hukum Sebut Dugaan Pungutan Gau Maraja di Bontocani Bisa Masuk Pungli • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Urgensi Industrialisasi Pangan di Sulawesi Selatan • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya • El Nino Mengintai hingga 2027, Penyuluh Kehutanan Sulsel Didorong Bergerak Cegah Karhutla • Indonesia Walkout Saat Netanyahu Berpidato di PBB, Kursi Delegasi Puluhan Negara Mendadak Kosong • Pakar Hukum Sebut Dugaan Pungutan Gau Maraja di Bontocani Bisa Masuk Pungli •
News

Polisi Tahan Nakhoda KM Sinar Bangun

458
×

Polisi Tahan Nakhoda KM Sinar Bangun

Sebarkan artikel ini

Polisi sudah menahan nakhoda Kapal Motor Sinar Bangun, yang tenggelam di Danau Toba awal pekan ini, untuk menjalani pemeriksaan, kantor berita AFP melaporkan, mengutip keterangan pejabat berwenang, Kamis (21/6/2018).

Nakhoda KM Sinar Bangun yang juga pemilik kapal, diidentifikasi sebagai Tua Sagala. Dia adalah satu dari 18 penumpang selamat dari feri yang tenggelam dalam pelayaran Senin (18/6/2018) di tengah cuaca buruk.

“Nakhoda kapal sekarang sudah ada di kepolisian,” kata Kombespol Yusri Yunus dari Humas Mabes Polri. “Kami belum memulai pemeriksaan karena dia masih trauma.”

Badan SAR, Kamis, merevisi jumlah korban tewas dari empat menjadi tiga. Sedangkan hingga Kamis pagi, jumlah korban hilang bertambah menjadi 193 orang. Jumlah penumpang berdasarkan laporan dari warga dan kerabat yang melaporkan kehilangan sanak saudara dalam pelayaran nahas tersebut. Namun laporan kerabat korban sulit dibuktikan kebenarannya.

Bila jumlah korban hilang terbukti, artinya kapal kelebihan muatan penumpang empat hingga lima kali dari kapasitas kapal. Selain itu, belum ada informasi apakah ada warga negara asing di antara penumpang. Danau Toba adalah satu dari tujuan wisata di Indonesia yang popular di kalangan wisatawan domestik dan mancanegara.

Memasuki hari ketiga, operasi pencarian sudah berpusat menjadi upaya evakuasi jenazah korban, termasuk yang kemungkinan masih terperangkap di dalam kapal.

Para penyelam dan kapal selam portabel kendali jarak jauh (remote underwater vehicle), termasuk 400 personel, dikerahkan untuk operasi pencarian di salah satu danau terdalam di dunia. [*/VOA]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com