MAKASSAR – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem online untuk jalur zonasi pada hari kedua selasa (25/6) sempat ditutup sementara karena membludaknya jumlah pendaftar.
Saat ini pihak Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel hanya melakukan sinkronisasi dan konsolidasi data terkait pendaftaran Peserta Didik Baru tingkat SMA SMK Sulsel.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Irman Yasin Limpo, mengharapkan agar calon peserta didik untuk tenang dan bersabar untuk menantikan proses pendaftaran kembali berjalan normal.
“Penundaan sementara pendaftaran secara online dikarenakan intensitas pendaftaran cukup tinggi. Kami harap maklum, ini juga mengingat porsi pendaftaran jalur zonasi sangat besar,” ucapnya
“Kendati demikian hal ini merupakan kesyukuran bagi kita dari waktu ke waktu masyarakat menunjukkan perhatian pentingnya pengembangan pendidikan di Sulsel,” jelas Irman yang kerap disapa None, Selasa (25/6/2019).
Ia juga mengatakan, agar pihak sekolah memberikan penjelasan dan pengarahan kepada calon peserta didik dengan baik.
“Insya Allah, sinkronisasi dan konsolidasi data bisa segera rampung dengan cepat. Adapun soal dampak yang timbul dari keadaan ini tidak perlu dikhawatirkan karena disdik senantiasa akan memberikan layanan dan perhatian lebih untuk kebaikan pendidikan anak kita kedepan,” tutur None.
Irman YL menuturkan, konsolidasi data yang dilakukan ini merupakan wujud kesiapan pelaksanaan PPDB yang dilakukan secara sempurna.
“Karena kita lebih awal melakukan preventif bilamana akan terjadi problem. Kami juga mengapresiasi peran disdukcapil dan seluruh pihak terkait pelaksanaan PPDB, bahkan hingga pemerintah pusat yang senantiasa saling bersinergi,” katanya.
Lanjut None, konsolidaai data hampir rampung dan verifikasi data sudah bisa dilakukan di sekolah. Dan untuk pendaftaran sudah normal.
“Pendaftaran jalur zonasi senantiasa mengacu pada database disdukcapil. Pendaftaran sudah bisa diakses kembali. Dan proses verifikasi sudah dapat dilakukan disekolah,” ungkapnya, 4 jam setelah dilakukan sinkronisasi dan konsolidasi data.
“Kita juga memberi edukasi kemasyarakat akan pelaksanaan PPDB jalur zonasi yang telah dilakukan tiga tahun terakhir, sangat baik. Semua sekolah sudah terakreditasi baik”
“Sehingga tidak perlu lagi memilih milih sekolah. Dengan ketersediaan database dan di memenej dengan baik maka tujuan program pendidikan.bisa tercapai,” jelasnya.
Adapun jumlah data pendaftar sebelum dilakukan konsolidaai data sebanyak 84 ribuan pendaftar. Proses sinkronisasi dan konsolidasi data dilakukan kurang lebih empat jam. (*)


















