SAMARINDA—PSBS Biak harus mengakui keunggulan Borneo FC Samarinda setelah tumbang telak 1-5 pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda Kaltim, Sabtu (11/4/2026). Kekalahan ini menegaskan satu hal: PSBS runtuh di babak kedua setelah sempat memberi perlawanan seimbang.
Sejak awal laga, tuan rumah tampil dominan. Namun, PSBS sempat menunjukkan daya juang dengan menyamakan skor menjadi 1-1 lewat sepakan keras Mohcine Hassan pada menit ke-32, membalas gol pembuka Mariano Peralta.
Sayangnya, momentum tersebut tidak mampu dijaga. Memasuki babak kedua, PSBS justru kehilangan fokus. Dua gol cepat dari Juan Villa (65’) dan Marcos Astina (68’) menjadi titik balik yang meruntuhkan mental tim berjuluk Badai Pasifik itu.
Setelah itu, pertandingan praktis menjadi milik Borneo FC. Komang Teguh menambah derita PSBS di menit ke-88, sekaligus menutup pesta gol tuan rumah menjadi 5-1.
Pelatih PSBS, Marian Mihail, mengakui timnya sempat tampil kompetitif, namun gagal menjaga konsistensi permainan.
“Saya rasa ini pertandingan yang bagus meskipun hasilnya sangat berat bagi kami. Kami punya beberapa momen bagus dan sempat mengimbangi lawan,” ujarnya usai laga.
Senada dengan itu, winger muda PSBS, Raja Siregar, menilai hilangnya fokus di awal babak kedua menjadi penyebab utama kekalahan telak tersebut.
“Kami kurang siap di awal babak kedua, dua gol cepat membuat mental tim langsung turun,” singkatnya.
Hasil ini semakin memperburuk posisi PSBS di dasar klasemen. Mereka kini berada di peringkat ke-18 dengan 18 poin dan menjadi satu-satunya tim yang belum meraih kemenangan di paruh kedua musim.
Di sisi lain, kemenangan besar ini semakin mengukuhkan Borneo FC sebagai penantang serius gelar juara. Dengan 60 poin, mereka kini terus menempel ketat Persib Bandung di puncak klasemen, menjaga asa dalam perburuan trofi musim ini. (Ag4ys)








