MAKASSAR, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (DPPPA), Pengendalian Penduduk (Dalduk), dan Keluarga Berencana (KB) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Fitriah Zainuddin menjelaskan pentingnya Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) sebagai pembinaan kematangan berkeluarga.

“Puspaga, pembelajaran keluarga disitu bagaimana diajarkan ilmu parenting ilmu pengasuhan anak yang benar.Tapi saat ini kita mencoba sesuatu yang baru, yang intinya semua masyarakat terakses. Itu Puspaga harus dikenal oleh masyarakat,” katanya dalam kegiatan Case Conference – Diskusi Refleksi Akhir Tahun di Hotel Remcy, Makassar, Kamis (17/12/2020).

Kata Fitria, pihaknya akan membangun kerjasama dengan Kementerian Agama. Jadi setiap orang yang akan mengurus administrasi pernikahannya wajib disentuh dengan Puspaga.

“Sebelum keluar surat nikahnya, harus dulu disentuh dengan pembelajaran keluarga. Sehingga dia merasakan bagaimana menjadi orang tua yang memiliki ilmu parenting yang tinggi karena ini bagus untuk ketahanan keluarga,” lanjut Fitriah.

Fitria menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sedang memegang pengendalian penduduk keluarga berencana termasuk ketahanan keluarga. Setelah itu akan memperkuat programnya. Karena DPPPA Dalduk KB termasuk dengan adanya Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sulsel sudah lengkap dengan program pencegahan.

“Kita harus kerja ekstra berpikir, harus tanggap cerdas sebagai leading sektor kita, yang pertama saya harus merangkul sinergitas yang ada di OPD DPPPA,”Pungkasnya. [*]