PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-2031PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-2031
Makassar

Quraish Shihab-Gurutta Sanusi, Cerita 2 Sahabat di Kampus UIM

517
×

Quraish Shihab-Gurutta Sanusi, Cerita 2 Sahabat di Kampus UIM

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Ada yang berbeda di Auditorium KH. Muhyiddin Zain Universitas Islam Makassar (UIM) pada rabu 13 September 2017. Perguruan tinggi Nahdlatul Ulama tersebut kedatangan dua tokoh sekaligus ulama besar, yaitu Prof. M. Quraish Shihab dan Anre Gurutta Sanusi Baco.

Quraish Shihab merupakan Direktur Pusat Studi al-Qur’an yang juga pakar tafsir Al-Qur’an sedangkan Gurutta Sanusi adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan yang juga Rais Syuriah Pengurus Wilayah
Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulsel.

Keduanya dipertemukan dalam kegiatan Halaqah Nasional Radikalisme dan Wasathiyah dengan tema “membentuk generasi muslim moderat” di UIM. Quraish Shihab dan Gurutta Sanusi merupakan sahabat sejak dulu, keduanya bersama-sama menimba ilmu di negeri Piramida Mesir.

Pada kegiatan tersebut, keduanya banyak bernostalgia ketika masa mudanya. Gurutta Sanusi memulai pembicaraannya dengan bercerita tentang peran Quraish Shihab dalam pembangunan Universitas Islam Makassar (UIM).

Alumni Universitas Al Azhar Kairo Mesir tersebut menjelaskan bahwa Quraish Shihab banyak membantu pada masa awal berdirinya Kampus Al-Gazali yang merupakan cikal bakal dari UIM, Gedung Rektorat UIM merupakan bantuan yang didatangkan melalui beliau ketika menjabat sebagai Wakil Rektor di Institut Agama Islam Negeri Makassar.

Quraish Shihab pun bercerita bahwa sejak dulu beliau bersahabat dengan Gurutta Sanusi, mereka berdua sama-sama belajar di Universitas Al-Azhar, bahkan setelah pulang dari Mesir pun keduanya bersama-sama keliling
berdakwah di Sulawesi Selatan.

Selain itu, penulis Tafsir Al Mishbah tersebut kagum dan memuji perkembangan UIM yang dulunya bernama Al-Gazali. Menurut Quraish, perkembangan pesat UIM yang dicapai saat ini tidak lepas dari keikhlasan
para pendirinya, termasuk Gurutta Sanusi Baco.

Berbicara tentang Islam Moderat, keduanya pun punya pandangan yang hampir sama. Gurutta Sanusi beranggapan bahwa pembinaan ummat saat ini tidak bisa hanya bermodalkan semangat berapi-api, tetapi harus dibarengi dengan strategi, itulah yang disebut Wasathiyah atau moderat.

Prof.Quraish pun megungkapkan bahwa radikalisme adalah buah dari ekstremisme, sedangkan akarnya adalah kurangnya pengetahuan seseorang dan juga karena emosi yang berebihan, ungkap ayah Najwa Shihab.

Kedua tokoh tersebut memang dikenal sebagai tokoh yang moderat dan mencerahkan, nasehat-nasehatnya pun banyak menjadi rujukan di era saat ini. Semoga keduanya diberikan kesehatan dan umur yang panjang untuk dapat membimbing kita ke jalan yang lebih benar.

Citizen Report: Muh Nur
Humas FKIP UIM

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com