Makassar- Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji Andi Mappatoba mengaku rumah sakit yang dipimpinnya dipercaya jadi pusat rujukan penyakit Tuberkulosis (TBC) se-indonesia timur. 

Mappatoba mengatakan capaian tersebut juga menjadi prestasi RSUD Labuang Baji diusianya yang ke 82 tahun sejak berdiri 1938 tahun lalu.

“Salah satu rumah sakit Provinsi yang diberikan kepercayaan sebagai pusat rujukan tbc se-Indonesia timur. Kami merawat kurang lebih sampai hari ini pasien TBC sudah 1200 baik yang sementara berobat, sudah sembuh dan pasien-pasien baru,” ucapnya belum lama ini.

Selain itu, Layanan unggulan lainnya yang digagas RSUD Labuang Baji yakni soal penanganan penyakit kardiovaskular, kaitannya jantung dan pembuluh darah.

“Bisa kita rawat pasien penderita jantung, termasuk pemasangan cincin jantung dan dokter spesialis jantung yang kami miliki sudah siap untuk itu,” ungkapnya.

“Harus di tegaskan bahwa dengan status rumah sakit rujukan gerbang selatan, komposisi hari ini 800 staf dengan jumlah spesialis 67 orang  perawat 283 ditambah fasilitas yabg ada kami berikan perawatan jalan inap termasuk pada kondisi pandemi Sekarang,” ujarnya. [*]