🌙 Hari ke-5 Ramadhan 1447 H
Imsak04:42
Subuh04:52
Dzuhur12:19
Ashar15:30
Maghrib18:26
Isya19:36
Makassar

Safari Ramadan Hari Kelima, Wali Kota Makassar Subuh Berjamaah di Masjid Darun Naim

34
×

Safari Ramadan Hari Kelima, Wali Kota Makassar Subuh Berjamaah di Masjid Darun Naim

Sebarkan artikel ini
appi subuh1
Memasuki hari kelima Ramadan, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin kembali melanjutkan agenda Safari Ramadan. Kali ini, ia melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Darun Naim, Kecamatan Wajo, Senin (23/2/2026).

MAKASSAR — Memasuki hari kelima Ramadan, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin kembali melanjutkan agenda Safari Ramadan. Kali ini, ia melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Darun Naim, Kecamatan Wajo, Senin (23/2/2026).

Kehadiran Munafri bersama jajaran perangkat daerah menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kota Makassar dan masyarakat. Ia menegaskan, hubungan yang harmonis antara pemerintah dan warga merupakan fondasi penting dalam menjalankan roda pembangunan di Makassar.

“Kalau hubungan pemerintah dan masyarakat tidak terbangun dengan baik, daerah ini tidak akan berjalan maksimal. Ada hak dan kewajiban yang harus kita tunaikan bersama,” ujar Munafri di hadapan jamaah.

Dalam kesempatan itu, Munafri kembali mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui gerakan Makassar Tidak Rantasa (MTR). Menurutnya, kebersihan bukan sekadar program, tetapi cerminan kepedulian bersama terhadap kota.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah curah hujan yang masih tinggi. Munafri menyoroti sejumlah pohon di Kota Makassar yang sudah berusia tua dan akarnya terhimpit beton, sehingga rawan tumbang saat hujan deras disertai angin kencang.

“Kita lihat beberapa pohon tumbang bukan karena batangnya patah, tetapi karena akarnya tercabut. Artinya, kondisinya sudah tidak kuat lagi. Saya harap kita semua tetap mawas diri,” jelasnya.

appi subuh2
Suasana Safari Ramadan di Masjid Darun Naim, Kecamatan Wajo, Senin (23/2/2026).

Momentum Ramadan, lanjut Munafri, juga harus diisi dengan menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah. Ia mengingatkan agar tradisi sahur berkelompok dengan konvoi kendaraan bermotor yang menimbulkan kebisingan tidak lagi dilakukan karena berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Menjelang sepuluh malam terakhir Ramadan, Munafri juga meminta masyarakat tidak menyalakan petasan atau mercon yang dapat mengganggu ketenangan ibadah. Ia menugaskan camat, kapolsek, dan danramil setempat untuk memberi perhatian khusus terhadap hal tersebut.

“Isi Ramadan dengan kegiatan yang lebih positif. Perbanyak membaca Al-Qur’an, lakukan kegiatan sosial, dan perhatikan tetangga kita yang mungkin kurang beruntung,” pesannya.

Di akhir kegiatan, Munafri menyerahkan paket pangan Ramadan kepada para marbot masjid sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam menjaga kebersihan dan operasional rumah ibadah.

“Bayangkan kalau tidak ada yang mau menjadi marbot. Siapa yang menjaga kebersihan masjid dan mengatur jadwal? Peran mereka sangat besar,” tutupnya. (70n/4dv)

Konten dilindungi © Mediasulsel.com