Samsat Pangkep Bersama Satlantas dan Jasa Raharja Tertibkan 32 unit kendaraan

Samsat Pangkep Bersama Satlantas dan Jasa Raharja Tertibkan 32 unit kendaraan
UPTP Pangkep bersama Satlantas Polres Pangkep dan Jasa Raharja Pangkep kembali menggelar penertiban pajak kendaraan bermotor di depan Tugu Bambu Runcing Jalan Sultan Hasanuddin Kabupaten Pangkep, Kamis (14/7/2022)

PANGKEP—Unit Pelaksana Teknis Pendapatan (UPTP) Wilayah Pangkep bersama Satlantas Polres Pangkep dan Jasa Raharja Pangkep kembali menggelar penertiban pajak kendaraan bermotor di depan Tugu Bambu Runcing Jalan Sultan Hasanuddin Kabupaten Pangkep, Kamis (14/7/2022)

Kepala UPT Pendapatan Wilayah Pangkep, Andi Sundari AP mengimbau agar wajib pajak Pangkep segera membayar pajak kendaraan jika tak ingin perjalanannya terganggu saat penertiban pajak kendaraan.

“Samsat Pangkep akan terus menggelar razia pajak kendaraan bermotor (PKB) hingga beberapa bulan ke depan,” tutur Andi Sundari.

Pada penertiban ini petugas menjaring 32 unit kendaraan,  dengan PKB terbayar mencapai Rp15.397.350, dengan rincian kendaraan roda dua sebanyak 27 unit senilai Rp5.667.450 dan kendaraan roda empat sebanyak 5 unit senilai Rp9.729.900.

“Pada penertiban PKB ini kami juga mensosialisasikan layanan pembayaran PKB, SWDKLLJ, dan pengesahan STNK melalui aplikasi signal, tokopedia, go tagihan, Qris, dan layanan lainnya,” jelas Sundari.

Petugas juga menginformasikan kepada wajib pajak mengenai adanya pembebasan tarif progresif kendaraan mulai 2 Maret 2022-31 Desember 2022.

Berita Lainnya

Pembebasan tarif progresif ini berlaku untuk kendaraan angkutan barang yang terdaftar atas nama pribadi seperti pick up, light truk, blind van, dan sejenisnya.

Juga berlaku untuk proses kendaraan baru, kendaraan ulangan, mutasi masuk, mutasi keluar, dari dan dalam luar Provinsi Sulawesi Selatan.

Namun pembebasan progresif tidak berlaku untuk kendaraan yang terblokir lapor jual atau blokir BBN 2.

Saat ini Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulsel juga memberikan insentif pajak kendaraan angkutan umum orang yang terdaftar di samsat menggunakan nama pribadi.

Bukan hanya denda pajak kendaraan, pajak progresifnya juga ikut dibebaskan.  Pemberian insentif ini berlaku hingga 31 Desember 2022. (21p)

Berita Terkait