Pemerintah Provinsi Sulsel merespon cepat banyaknya keluhan masyarakat atas langkanya gas 3 kilogram serta penggunaannya yang tidak tepat sasaran dengan melakukan razia kebeberapa warung kopi dan rumah makan di Makassar, rabu (9/10).

Satuan Polisi Pamong praja (satpol PP) Provinsi Sulsel bersama pihak kepolisian serta instansi terkait lainnya baik dinas perdagangan maupun biro ekonomi terjun lansung kelapangan dengan menyisir beberapa warung kopi dan rumah makan seperti warkop dijalan bandang,rumah makan di jalan bulukunyi, cafe dijalan pattimura maupun lainnya.

Kepala seksi penegakan peraturan daerah Satpol PP Sulsel ,Abdul Rasyid mengatakan razia ini merupakan respon dari banyaknya keluhan masyarakat akan langkanya gas 3 kilogram,termasuk penggunaan yang tidak tepat sasaran karena dipakai oleh rumah makan dan warung kopi.

“Pada razia ini kami bersama pihak kepolisian dan instansi terkait dibeberapa tempat ,ditemukan penggunaan gas 3 kilogram,sehingga lansung diminta untuk Segera mengganti dengan tabung 5 kilogram.Ungkap Rasyid

“Pada tahap awal Razia ini, sifatnya hanya sebagai pembinaan agar mereka tidak lagi menggunakan gas 3 kilogram,dan kedepannya apa bila kembali ditemukan maka akan mendapatkan sanksi administrasi bahkan penutupan usaha,” Tegasnya.

Abdul Rasyid lebih jauh mengaku,rencananya razia semacam ini akan rutin dilaksanakan bahkan dua kali dalam seminggu dengan lokasi yang berbeda-beda.

“Kami bersama pihak terkait akan rutin melakukan razia semacam ini bahkan dua kali dalam seminggu,agar penggunaan gas 3 kilogram tepat sasaran bagi masyarakat miskin,” Tutupnya. [*]