PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.10 Nama Berebut Kursi 5 Jabatan Strategis Pemkab JenepontoGau Maraja Bone Disusupi Dugaan Pungutan, ASN Dipatok Rp150 RibuDinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiDampak Karhutla terhadap Perempuan dan GenerasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetDampak Media Sosial di Kalangan Gen-Z: Peluang dan Tantangan di Era DigitalPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.10 Nama Berebut Kursi 5 Jabatan Strategis Pemkab JenepontoGau Maraja Bone Disusupi Dugaan Pungutan, ASN Dipatok Rp150 RibuDinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiDampak Karhutla terhadap Perempuan dan GenerasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetDampak Media Sosial di Kalangan Gen-Z: Peluang dan Tantangan di Era Digital
Internasional

Sebanyak 31 Tewas dalam Pertempuran di Somalia Tengah

842
×

Sebanyak 31 Tewas dalam Pertempuran di Somalia Tengah

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Sengketa wilayah Somalia tengah, telah menimbulkan pertempuran sengit di kota Galkayo yang menimbulkan korban 31 orang tewas, termasuk seorang reporter radio.

Pertempuran sengit di kota Galkayo, Somalia tengah, yang disengketakan telah menewaskan sedikitnya 31 orang, termasuk seorang reporter radio yang terkena peluru nyasar.

Pertempuran antara pasukan pemerintah Puntland dan Galmudug meletus Minggu (6/11/2016), membubarkan gencatan senjata yang baru berusia satu hari dan dinegosiasi pihak Uni Emirat Arab. Kedua pihak saling melancarkan tembakan dan mortir di sisi barat Galkayo sebelum pertempuran menyebar ke pinggiran kota. Setidaknya 80 orang terluka.

Di antara yang tewas terdapat enam warga sipil dan wartawan. Persatuan Wartawan Somalia mengatakan, wartawan itu bekerja untuk stasiun radio Galmudug dan ia diterjang peluru nyasar.

Pertempuran terbaru itu terjadi setelah presiden Puntland dan Galmudug menyepakati gencatan senjata di Abu Dhabi. Mereka sepakat menghentikan pertempuran sementara terus mengadakan pembicaraan menuju kesepakatan perdamaian akhir.

Seperti yang dikutip VOA, pejabat Galkayo dan Putland saling menuduh pihak lain memulai konflik. Galkayo adalah ibukota provinsi wilayah Mudug yang terpecah di Somalia. Bagian utara kota dikuasai Puntland, sedangkan bagian selatan dikuasai Galmudug.

PBB dan kelompok-kelompok bantuan mengatakan sekitar 80 ribu orang sudah meninggalkan kota itu. (ka/voaindonesia)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com