MAKASSAR – Nyaris sepanjang hari Sabtu (11/11) sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan mengalami padam listrik PLN, yang mengakibatkan sebagian besar aktifitas warga terganggu sejak pagi hari hingga malam.
Menurut keterangan tertulis PT. PLN (Persero) Wilayah Sulawesi Selatan Tenggara dan Barat (Sulselrabar) yang diterima mediasulsel.com melalui jejaring sosial WhatsApp hal itu terjadi karena pada jam 11.15 WITA terjadi gangguan ruas transmisi Tallasa – Gl Jeneponto – Gl Punagaya, yang menyebabkan terjadinya padam pada sistem Sulawesi bagian selatan (Sulbagsel).
Pada pukul 12.03 WITA sistem kelistrikan di Kota Makassar secara bertahap mulai dipulihkan, dan pada pukul 18.07 WITA sebagian besar sistem kelistrikan Sulbagsel sudah berhasil dinormalkan.
Petugas Teknis PLN berupaya keras untuk menormalkan kembali sistem interkoneksi Sulselbar diperkirakan akan normal keseluruhan pada malam hari. Saat ini Daya mampu sistem kelistrikan Sulbagsel 1.250 MW dan Beban Puncak 1.050 MW.
General Manager PT. PLN (Persero) Wilayah Sulselrabar, Bob Saril menyampaikan, bahwa Kejadian tersebut di luar perkiraan PT. PLN (Persero) dikarenakan ada gangguan pada transmisi. Selain itu pihak PT PLN (Persero) Wilayah Sulselrabar juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut.
“PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan ini, kami memohon doa dan kesabaran masyarakat agar kami dapat segera menormalkan kembali sistem, Kami memohon doa kepada masyarakat agar kami dapat menormalkan sistem kembali dengan aman. Atas kesabaran pelanggan kami ucapkan terimakasih,” pungkas Bob Saril.
Agar keadaan tetap kondusif, PLN menghimbau kepada pelanggan agar senantiasa berhati hati dan meminimalisir alternatif penerangan lain yang berpontensi menyebabkan kebakaran misalnya lilin. (Alf/464Ys)













