PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Menteri Ara Tambah 25 Ribu Kuota Rumah Subsidi untuk SulselCamat Manggala Dorong Warga Biring Romang Jadi Contoh Pilah SampahGaza Diusir, Al-Aqsa Dinodai: Di Mana Perisai Umat?KPK Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, Ruang Nusron Wahid Belum DisentuhMakassar Catat Temuan HIV-AIDS Tertinggi di Sulsel, Aliyah Dorong Pencegahan DiperkuatAppi Minta Mahasiswa Baru UC Makassar Tak Cuma Kejar IPK, Bangun Leadership dan NetworkingPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Menteri Ara Tambah 25 Ribu Kuota Rumah Subsidi untuk SulselCamat Manggala Dorong Warga Biring Romang Jadi Contoh Pilah SampahGaza Diusir, Al-Aqsa Dinodai: Di Mana Perisai Umat?KPK Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, Ruang Nusron Wahid Belum DisentuhMakassar Catat Temuan HIV-AIDS Tertinggi di Sulsel, Aliyah Dorong Pencegahan DiperkuatAppi Minta Mahasiswa Baru UC Makassar Tak Cuma Kejar IPK, Bangun Leadership dan Networking
Sulsel

Stadion Barombong Roboh, Ini Penjelasan Konsultan Pengawas

845
×

Stadion Barombong Roboh, Ini Penjelasan Konsultan Pengawas

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Stadion Barombong saat ini sedang dalam tahap penyelesaian. Diharapkan pengerjaannya rampung akhir Desember ini.

Dalam tahap pengerjaan, pada Sabtu (2/12), dua segmen yang sedang dalam proses pengecoran roboh, Posisinya di bagian tribun selatan.

stadion barombong

Terkait robohnya bangunan tersebut, Konsultan Pengawas, PT Kanta Karya Abadi memberi penjelasan. Melalui surat resminya bernomor 02.01/B/KKU/X/2017, Kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel selaku pengguna anggaran Stadion Barombong memberikan kronologi kejadian sebagai berikut:

  1. Pada tanggal 24 November 2017 Pekerjaan begisting Tribun Utara (as 54 sampai as 55) selesai dikerjakan.
  2. Tanggal 25 November 2017 sampai dengan 2 Desember kondisi di lapangan tidak dapat dilakukan pengecoran dikarenakan kondisi alam (hujan) serta akses jalan yang belum bisa dilalui becek dan berlumpur.

  3. Tanggal 29 November 2017 dilakukan perbaikan akses jalan menuju lokasi pengecoran (area perbatasan tribun selatan dan barat).

  4. Tanggal 30 November tidak dapat diadakan pengecoran dikarenakan bacing plan yang tidak atau belum siap.

  5. Tanggal 1 Desember 2017 baru bisa dilakukan pengecoran di area tribun utara hanya 2 molen (sekitar 14m3), dikarenakan tidak ada pompa sebagai support pekejaan.

  6. Tangga 2 Desember 2017 diadakan pengecoran, mulai jam 14.00 WITA di area selatan.

  7. Pengecoran segmen pertama selesai jam 16.00 WITA, kemudian berlanjut di segmen berikutnya.

  8. Saat pekeraan segmen yang belum sempurna terisi beton, para pekerja menepi dikarenakan menunggu mobil beton selanjutnya.

  9. Sekitar pukul 17.15 WITA beton yang belum sempurna terisi di area segmen tersebut roboh/runtuh.

  10. Keruntuhan segmen yang baru dicor tersebut, menarik segmen disebelahnya ikut runtuh juga.

  11. Dipastikan tidak ada korban jwa pada saat kejadian berlangsung, karena semua pekerja ada di wilayah aman keruntuhan.

Koordinator Struktur Konsultan Pengawas PT Kanta Karya Abadi Suwarto menyebutkan, hal ini bisa terjadi karena dua faktor, yaitu faktor teknis dan faktor cuaca ektrim.

“Faktor teknis, karena adanya ketidaksempurnaan pemasangan skofolding, dimana sambungan antara skofolding yang tidak rapat sehingga terjadi defleksion antara skofolding ketika menerima beban diatasnya,” ungkap Suwarto dalam pernyataan resminya.

Sementara untuk, faktor cuaca ekstrim, dikarenakan dudukan bawah skofolding yang melejit atau melesat dikarenakan media basah dikarenakan diguyur hujan terus menerus, dan mempengaruhi kualitas bahan cetakan. [*/4ld]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com