Ayu Febrianti, mahasiswa S1 Pendidikan Biologi FKIP Unismuh Makassar.

GOWA – Sejak kuliah secara online dan perkuliahan tatap muka ditiadakan untuk sementara waktu, mahasiswa merasa terbebani dengan kuliah online tersebut karena kuota harus mereka tanggung sendiri.

Kerisauan mahasiswa Unismuh Makassar ini terobati dengan adanya kebijakan Rektor Unismuh Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim SE MM, memberikan subsidi kuota kepada seluruh mahasiswa yang terdaftar pada semester berjalan senilai Rp250 ribu setiap mahasiswa.

Salah seorang mahasiswa S1 Pendidikan Biologi FKIP Unismuh Makassar, Ayu Febrianti mengatakan, subsidi kuota dari pihak kampus merupakan cara yang dapat memudahkan dan memperlancar proses belajar secara online.

Selain itu, gadis yang berdarah Luwu tersebut kini telah menjalani KKN sehingga proses penerimaan pembelajaran secara online belum diterapkan secara intensif, tandasnya.

Menurutnya, kuliah secara online memiliki manfaat selain mampu secara jarak jauh nilai kekeluargaan dapat terjalin dengan baik

Namun kekurangan serta dukanya bagi mahasiswa adalah jaringan kurang memadai dan harus bersusah payah untuk mendapatkannya terutama bagi mahasiswa yang berada di luar daerah.

Selain itu mahasiswa tidak dapat berinteraksi secara langsung dengan dosen juga teman-teman kampus, tambahnya. (*)