MAKASSAR—Ketua Komisi A, DPRD Makassar Supratman, meminta Gubernur Sulsel segera menyampaikan hal Ikhwal apa yang menyebabkan pelantikan walikota Makassar terpilih Danny Pomanto yang sedianya akan dilantik, Rabu 17 Februari 2021, ditunda.
Hal itu disampaikan Supra panggilan akrab Supratman, legislator partai Nasdem Dapil IV Manggala – Panakkukang saat ditemui Media Sulsel di Warkop Marami Antang, Senin, (15/2/2021), usai menerima kabar kepastian penundaan pelantikan Danny Pomanto sebagai Walikota Makassar Definif periode 2021-2024.
“Gubernur atau sekurang-kurangnya Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sulsel harus segera menjelaskan dimana letak permasalahannya, sehingga jadwal pelantikan Walikota Makassar terpilih harus ditunda,” ucap Supra.
Supra menambahkan, bahwa kejelasan titik permasalahan dan penyebab kegagalan alasan penundaan menjadi sangat penting untuk membuat warga Makassar, khususnya pendukung Danny-Fatma lebih tenang dan tidak bergejolak.
“Ini bukan masalah sekedar cepat atau lambatnya hadir walikota pilihan warga Makassar memimpin kota ini, tapi lebih dari itu, yaitu adakah kemungkinan unsur kesengajaan, keteledoran atau mal administrasi yang dilakukan penyelenggara negara,” tegasnya.
Supra juga mengaku faham jika jadwal berakhirnya masa jabatan PJ hingga Juni 2021, akan tetapi lanjut Supra, jadwal itu ditetapkan untuk mengantisipasi jika proses pilkada terjadi masalah seperti sengketa atau hal-hal lain yang secara undang-undang proses penentuan pemenang butuh waktu lebih lama.
“Masa jabatan PJ Walikota yang dibuat hingga Juni itu untuk mengantisipasi jika ada masalah seperti sengketa dalam pilkada, tapi di Makassar semua perjalan baik tanpa sengketa dan sudah selesai, artinya tidak ada lagi alasan untuk memperpanjang masa jabatan PJ walikota,” tutup Supra. (464Ys.)













