JENEPONTO—Jalan berlubang tak kunjung diperbaiki, Warga Bontotangnga, Kelurahan Bonto tangannga, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto, menanam bibit pohon kelapa di lokasi jalan berlubang tersebut.
Dari pantauan di lapangan, hal ini dilakukan warga Bontotangnga sebagai tanda isyarat bahwa mereka merasa miris melihat lubang besar dan sering menelan korban jatuhnya pengendara roda dua di lokasi itu.
Dari keterangan warga setempat, warga sering melihat banyaknya korban jatuh, akan tetapi tidak ada kepedulian sama sekali dari pemerintah, khususnya Dinas PU Kabupaten dan Provinsi dianggap kurang melakukan pemantauan pasca banjir akibat hujan.
Sedangkan, selaku perpanjangan tangan pemerintah Kabupaten, Lurah Bontotangnga yang hendak dimintai tanggapannya sedang tidak berada ditempat.
“Kita tidak tahu siapa yang pasangi tanda dengan menanami pohon kelapa. Tapi yang jelas yang menanam adalah masyarakat setempat,” kata Kasi Pemerintahan, Abd Rasyid mewakili Lurah Bontotangnga.
Menurutnya, hal ini dilakukan warga lantaran sudah sering jatuh korban yaitu pengendara roda dua.
“Semoga pemerintah yaitu Dinas PU Kabupaten ataupun Provinsi agar segera memperbaiki jalan berlubang, supaya tidak terjadi lagi jatuhnya korban,” ungkapnya. (*)












