JENEPONTO – Pemerintah Kabupaten Jeneponto meluncurkan SI-PAKATAU (Sistem Integrasi Perlindungan dan Kemandirian Tenaga Kerja Maritim) sebagai langkah memperkuat perlindungan pekerja sektor kelautan dan perikanan. Inovasi yang digagas Kepala Dinas Tenaga Kerja Jeneponto, Abdul Mushawwir Syam, itu diharapkan mampu menjamin keselamatan kerja, akses jaminan sosial, hingga mendorong kemandirian ekonomi tenaga kerja maritim.
Peluncuran SI-PAKATAU dilakukan langsung oleh Bupati Jeneponto, Paris Yasir, bersamaan dengan pelantikan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLID) Kabupaten Jeneponto, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Jeneponto, Camat Arungkeke, Ketua FKLID Kabupaten Jeneponto, perwakilan PLN Nusantara Power, PLTB Vena Energy, Adira Finance, PLTU Bosowa, PLN UPK Punagaya, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutannya, Paris Yasir mengapresiasi lahirnya inovasi SI-PAKATAU yang dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan perlindungan bagi tenaga kerja maritim di Kabupaten Jeneponto.
Menurutnya, setiap proyek perubahan harus mampu menghasilkan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar menjadi program seremonial.
“Saya berharap inovasi ini benar-benar dapat dinikmati oleh masyarakat. Proyek perubahan seperti SI-PAKATAU harus benar-benar tampak hasilnya di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi tenaga kerja maritim di Kabupaten Jeneponto,” ujar Paris Yasir.

Selain meluncurkan SI-PAKATAU, Bupati Jeneponto juga mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLID) yang baru dilantik. Ia berharap forum tersebut menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing.
“Kepada pengurus FKLID yang baru dilantik, saya berharap dapat terus berkomitmen memajukan daerah melalui peningkatan kompetensi tenaga kerja dan memperkuat sinergi dengan dunia industri,” katanya.
Sementara itu, Reformer Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II sekaligus Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jeneponto, Abdul Mushawwir Syam, menjelaskan SI-PAKATAU dirancang sebagai sistem pelayanan terintegrasi untuk memberikan perlindungan menyeluruh kepada tenaga kerja maritim.
Melalui inovasi tersebut, pekerja sektor kelautan dan perikanan akan memperoleh penguatan aspek keselamatan kerja, kepastian hukum, akses terhadap jaminan sosial ketenagakerjaan, hingga dukungan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.
Abdul Mushawwir berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, BPJS Ketenagakerjaan, lembaga pelatihan, dan berbagai pemangku kepentingan mampu menjadikan SI-PAKATAU sebagai model pelayanan ketenagakerjaan yang terintegrasi. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja maritim sekaligus memperkuat pembangunan ekonomi Kabupaten Jeneponto.(5353)













