PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan • Duga Surat MA Disabotase, Bupati Husnia Talenrang Lapor Polda Sulsel • Pembangunan Daerah Penyangga Sulawesi Selatan • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Tawuran Berulang, Potret Rusaknya Sistem Kehidupan • Duga Surat MA Disabotase, Bupati Husnia Talenrang Lapor Polda Sulsel • Pembangunan Daerah Penyangga Sulawesi Selatan • M. Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Gantikan Djuhandhani • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru •
Sulsel

Tim Medis Sulsel Terjun ke Sumatra dan Aceh, Layani Ratusan Warga Terdampak Bencana

1062
×

Tim Medis Sulsel Terjun ke Sumatra dan Aceh, Layani Ratusan Warga Terdampak Bencana

Sebarkan artikel ini
Tim Medis Sulsel Terjun ke Sumatra dan Aceh, Layani Ratusan Warga Terdampak Bencana
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melaporkan perkembangan terbaru penanganan kesehatan di wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Sejak diberangkatkan pada 2 Desember 2025, tim medis dan tim kedaruratan bergerak dari rumah ke rumah hingga ke titik-titik pengungsian.

MAKASSAR—Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melaporkan perkembangan terbaru penanganan kesehatan di wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Sejak diberangkatkan pada 2 Desember 2025, tim medis dan tim kedaruratan bergerak dari rumah ke rumah hingga ke titik-titik pengungsian.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyebut tenaga kesehatan, termasuk dokter spesialis, telah berada di sejumlah lokasi untuk memberikan layanan langsung kepada warga. “Teman-teman medis kita sudah bekerja di rumah warga dan di lokasi pengungsian. Mereka bergerak cepat, bahkan melakukan tindakan bedah di lapangan,” ujarnya, Jumat (5/12/2025).

Di Sumatra Barat, enam tenaga kesehatan diterjunkan, terdiri dari dokter spesialis bedah, penyakit dalam, dan saraf. Mereka melayani warga di tiga titik pengungsian di Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya.

Akses menuju lokasi sempat terhalang longsor dan jalan berlumpur, membuat tim harus berjalan kaki sambil membawa peralatan medis. Sebanyak 129 pasien ditangani, dengan keluhan umum ISPA, penyakit kulit, dan sakit kepala. Tim juga melakukan bedah minor seperti drainase abses dan ekstraksi kuku.

Sementara itu di Sumatra Utara, tim beranggotakan lima tenaga kesehatan termasuk dokter spesialis bedah vaskuler dan spesialis anestesi. Mereka memberikan layanan di posko Kecamatan Hinai.

Meskipun akses jalan sebagian masih tergenang banjir, pelayanan tetap berjalan dan mencatat 102 pasien dengan keluhan seperti ISPA, demam, dispepsia, dan low back pain. Tindakan debridement juga dilakukan untuk pasien yang membutuhkan.

Untuk wilayah Aceh, tim Pemprov Sulsel bekerja di tiga daerah dan berkolaborasi dengan tim Universitas Hasanuddin dalam menangani pasien ortopedi. Hingga saat ini, tim telah memberikan layanan kepada 38 pasien anak, 104 pasien dewasa, serta 3 pasien trauma yang sedang dipersiapkan untuk operasi.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr. Evi Mustikawati Arifin, menjelaskan bahwa tim medis di Aceh turut mengevakuasi pasien ke rumah sakit rujukan agar mendapatkan penanganan lanjutan. “Insyaallah kami akan terus memantau dan mengevaluasi perkembangan tim yang ada di sana,” ujarnya.

Respons cepat ini menunjukkan komitmen Sulawesi Selatan dalam mendukung daerah terdampak bencana, memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan meski medan sulit dan akses terbatas. (Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com