Advertisement - Scroll ke atas
Pangkep

Wabup Pangkep Resmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Dorong Pendidikan Inklusif dan Berkualitas

616
×

Wabup Pangkep Resmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Dorong Pendidikan Inklusif dan Berkualitas

Sebarkan artikel ini
Wabup Pangkep Resmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi, Dorong Pendidikan Inklusif dan Berkualitas
Wakil Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Wabup Pangkep), Abd. Rahman Assegaf, meresmikan beroperasinya Sekolah Rakyat Terintegrasi yang ditandai dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Program Kegiatan Guru (PKG). Acara peresmian berlangsung di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Pangkep, Selasa (30/9/2025), disaksikan jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta orang tua siswa

PANGKEP—Wakil Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Wabup Pangkep), Abd. Rahman Assegaf, meresmikan beroperasinya Sekolah Rakyat Terintegrasi yang ditandai dengan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Program Kegiatan Guru (PKG).

Acara peresmian berlangsung di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Pangkep, Selasa (30/9/2025), disaksikan jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta orang tua siswa.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Dalam sambutannya, Wabup Abd. Rahman menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi merupakan bagian dari program strategis nasional yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat Pangkep.

Ia menilai, kehadiran sekolah ini bukan hanya menambah akses pendidikan, tetapi juga memberikan jaminan keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak yang kurang beruntung secara ekonomi.

“Sekolah Rakyat ini adalah program strategis nasional. Insyaallah, dampaknya sangat positif. Kita ingin memastikan anak-anak kita bisa terus bersekolah, mendapat pendidikan yang layak, sekaligus membentuk generasi Pangkep yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa sekolah ini diharapkan menjadi wadah pendidikan inklusif yang menghadirkan kenyamanan belajar sekaligus menumbuhkan karakter positif bagi siswa.

“Dengan sistem terpadu dan fasilitas yang memadai, sekolah ini harus mampu mencetak sumber daya manusia yang lebih berkualitas,” tambahnya.

Kepala Sekolah Rakyat, Marwah, menyampaikan sekolah menerima 100 siswa pada tahap awal dengan dukungan 15 tenaga pengajar. Fasilitas yang tersedia juga cukup lengkap, mulai dari asrama, meja belajar, rak sepatu, hingga perlengkapan pribadi siswa. Kurikulum yang digunakan adalah kurikulum nasional dengan tambahan sistem multi entry dan multi exit untuk jenjang SD dan SMP.

Dengan dukungan pemerintah daerah, masyarakat, serta tenaga pendidik, Wabup Abd. Rahman optimis Sekolah Rakyat Terintegrasi akan menjadi model pendidikan baru di Kabupaten Pangkep.

“Harapannya, sekolah ini benar-benar memberikan manfaat nyata dan menjadi titik awal lahirnya generasi penerus yang lebih siap menghadapi tantangan zaman,” pungkasnya. (Ag4ys/4dv)

error: Content is protected !!