MAKASSAR – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman Mengaku Momentum hari Kesaktian Pancasila adalah refleksi mengenang jasa para Pahlawan Revolusi yang menjadi korban keganasan G30 S/PKI.

Hal ini disampaikan Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman saat mengikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2020 secara daring,Dibaruga Lounge Kantor Gubernur sulsel. Kamis, 1 Oktober 2020.

Wagub Sulsel Mengaku Momentum hari Kesaktian Pancasila ini untuk mengenang jasa para Pahlawan Revolusi yang menjadi korban keganasan G30 S/PKI dengan selalu menjadi benteng keutuhan NKRI dalam dasar Pancasila dan UUD 1945.

“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi Momentum hari Kesaktian Pancasila ini untuk mengenang jasa para Pahlawan Revolusi yang menjadi korban keganasan G30 S/PKI dengan selalu menjadi benteng keutuhan NKRI dalam dasar Pancasila dan UUD 1945.”Pungkasnya.

Diketahui,Bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan hari Kesaktian pancasila adalah Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang dipusatkan di Monumen Pansasila Sakti, Jalan Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Upacara diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya.Dilanjutkan mengheningkan cipta untuk para pahlawan,Kemudian Pembacaan Teks Pancasila oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Selanjutnya, pembacaan Naskah UUD Tahun 1945 oleh Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ikrar oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani. Kemudian, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy membacakan doa.

Upacara Dipemerintah provinsi sulsel sendiri diikuti segenap unsur Forkopimda Sulawesi Selatan serta Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani. [*]