Wagub Sulsel dukung upaya Pemkot Makassar dalam memutus penularan covid-19

MAKASSAR,Pemerintah provinsi sulsel terus mendukung upaya pemerintah kota makassar dalam memutus rantai penularan covid-19,apa lagi ibu kota provinsi sulsel ini telah menjadi episentrum penyebaran virus berbahaya ini.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengaku sangat mendukung langkah Pemkot Makassat,apa lagi merupakan episentrum penyebaran covid-19.

“Kami tentu sangat mendukung upaya pemkot makassar dalam memutus rantai penularan covid-19,diantaranya dengan melakukan pencanangan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid) diLapangan Karebosi kemarin dengan melibatkan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, RW, Linmas, Tim Edukastor dan kader Posyandu.Ungkap Andi Sudirman.selasa (7-7).

Ia menyebutkan semua langkah dan upaya yang dilakukan untuk membebaskan kota makassar dari covid-19,termasuk
dengan menerbitkan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 36 Tahun 2020.

“Tentu peraturan ini akan Akan ada hal mudah dan susah untuk diterapkan secara masif tapi tidak lain semua untuk kebaikan bersama,”Sebutnya.

Lebih lanjut Wagub sulsel menhimbau seluruh masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah dan bersama-sama melawan virus berbahaya ini

Berita Lainnya

“lebih baik ketat dan hasil memuaskan sebagai bentuk empati atas musibah wabah ini. Jika ada keluhan nantinya kita evaluasi bersama,”Tutupnya.

Diketahui Penjabat Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin menerbitkan Peraturan Walikota Makassar Nomor 36 Tahun 2020 tentang Percepatan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Makassar. Perwali itu, ada 15 Pasal yang ditetapkan pada 6 Juli 2020 oleh Pj. Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin.

Dalam Peraturan Walikota Makassar itu, pada Bab V terkait pembatasan pergerakan lintas antar daerah.

Lihat Juga:  Wagub Mengaku Belum Tahu Telah Terbit SK Sekprov atas nama Abdul Hayat

Di mana pada Pasal 6 Ayat 1 berbunyi “setiap orang yang masuk dan keluar wilayah kota Makassar wajib melengkapi diri dengan surat keterangan rekomendasi Covid-19 dari Gugus Tugas dan/atau Rumah Sakit/Puskemas daerah asal dan berlaku selama 14 hari sejak tanggal diterbitkan”. [*]

Berita terkait