Advertisement - Scroll ke atas
Maros

Warga Kampung Garing Tompobulu Keluhkan Buruknya Akses Jalan

644
×

Warga Kampung Garing Tompobulu Keluhkan Buruknya Akses Jalan

Sebarkan artikel ini
Warga Kampung Garing Tompobulu Keluhkan Buruknya Akses Jalan
Ketua LIPAN Maros, Muh Tahir (berkopiah) saat menerima pengaduan dari warga kampung Garing, Dusun Patte'nea, Desa Bonto Matinggi, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sabtu (2/10/2021).

MAROS—Warga kampung Garing, Dusun Patte’nea, Desa Bonto Matinggi, Kecamatan Tompobulu, mengeluhkan buruknya akses jalan masuk ke desa tersebut. Tak jarang warga yang melintasi jalan tersebut sering terjatuh apalagi disaat musim hujan.

Hal ini diungkapkan Ketua Lembaga Independen Pemerhati Aspirasi Nusantara (LIPAN) Maros, Muh Tahir saat menerima pengaduan dari warga kampung Garing, Sabtu (2/10/2021).

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Setelah kami kunjungi desa tersebut dilihat dengan kondisi sekarang sudah terlalu parah dan perlu perhatian serius dari pemerintah agar segera diperbaiki,” kata Tahir didampingi Arafah Koordinator LIPAN Kecamatan Tompobulu dan pengurus lainnya.

Menurutnya, jika akses jalan tersebut tidak segera diperbaiki dikhawatirkan akan semakin parah. Terlebih jalan ini satu-satunya akses yang dipakai warga dalam aktivitas keseharian.

“Kalau kerusakan jalan ini tidak segera diperbaiki tidak menutup kemungkinan akan membuat jalan semakin rusak parah dan memutus akses jalan warga disini. Kami minta agar Pemerintah Kabupaten Maros segera lakukan tindakan,” ucapnya.

Sementara itu, Arafah selaku Koordinator LIPAN Kecamatan Tompobulu, menilai jika dibandingkan dengan tetangga desa Bonto Matinggi, seperti Desa Bonto Manai, Bonto Manurung dan Bonto Somba yang jauh lebih baik akses jalannya dibanding desa Bonto Matinggi.

“Padahal kalau dilihat dari aspek penduduk desa Bonto Matinggi lebih padat rumah pemukiman warga dan kultur dusun gantarang adalah salah satu kampung tua yg ada di kecamatan Tompobulu,” kata Arafah.

Diketahui, Desa Bonto Matinggi berstatus sebagai desa definitif dan tergolong sebagai desa swasembada. Desa Bonto Matinggi memiliki luas wilayah 23,67 km² dengan jumlah penduduk sebanyak 1.371 jiwa dengan tingkat kepadatan penduduk sebanyak 57,92 jiwa/km² pada tahun 2017. (*)

 

error: Content is protected !!