JENEPONTO—Jalan di samping Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang Kabupaten Jeneponto menuju ke Rutan Kelas IIB Jeneponto dikeluhkan warga pengguna jalan tersebut.
Pasalnya, jalan ini rusak parah dan berlobang. Jika hujan turun, air tergenang di lobang dan terlihat seperti kubangan kerbau.
Dari pantauan sejumlah media di Jeneponto, selain berlubang, jalan ini juga becek dan membahayakan pengguna jalan terutama pemotor.
Seorang warga yang tiap hari melewati jalan ini mengaku sering melihat pemotor yang terjatuh saat melintas di jalan rusak tersebut.
“Sudah banyakmi korban yang jatuh terutama pemotor karena tidak melihat lobang yang tergenang air,” ungkapnya.
Informasi di lapangan, didapati jalan rusak yang menghubungkan jalan Lingkar ke Pannara, Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu sering dilewati para pejabat, terutama para pejabat yang hendak kunjungan kerja ke Rutan kelas II B Jeneponto.
Ironisnya lagi, jalan di depan Rutan Kelas II B juga sering dilewati Sekda Jeneponto Arifin Nur ketika berkunjung ke kampung halamannya di Pannara.
“Jalan itu hampir setiap saat dilewati pak sekda Jeneponto, tapi tidak pernah diperhatikan,” ungkapnya.
Namunpun demikian, kondisi jalan rusak sudah lama dikeluhkan warga yang sering melewati jalan ini. Namun, sampai saat ini jalan yang sering dilewati para pejabat tersebut termasuk sering dilewati Sekda Jeneponto tak kunjung diperbaiki, padahal pejabat ini selalu melewati jalan rusak parah di samping Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang menuju Pannara Kelurahan Empoang Selatan. (*)














