Kadishub Kota Makassar Iman Hud
Iman Hud, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar.

MAKASSAR—Pelaksanaan program Swab On The Road yang digelar Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, berakhir hari ini Senin (23/8/2021).

Dalam pelaksanaan program yang dimulai sejak Kamis, 12 Agustus 2021 dengan melibatkan TNI Polri, Satpol PP, pihak kecamatan dan instansi terkait, berhasil melakukan swab kepada 5.211 orang pengendara.

Dari jumlah 5.211 orang yang diswab tersebut menurut Kadishub Kota Makassar Iman Hud, terdapat 92 orang yang dinyatakan positif.

“Jumlah pengendara yang di-swab mencapai 5.211 orang. Sementara yang positif sebanyak 92 orang atau sekitar sekitar 1,7 persen. Awal-awalnya 2,6 persen,” kata Imam Hud.

Terkait kelanjutan pelaksanaan program Swab on The Road ini, Iman mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk dari Wali Kota Makassar, Danny Pomanto apakah akan dilanjutkan atau bagaimana.

“Kita belum terima petunjuk dari wali kota. Kita masih menunggu petunjuk apakah ada model baru atau ditindaklanjuti kembali, kita tunggu perintah saja,” tambahnya.

Sekaitan dengan pelaksanaan program yang dinilai cukup berhasil tersebut, Mantan Kasatpol PP Kota Makassar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah mendukung dalam pelaksanaannya.

“Selaku Kadishub, atas nama wali kota, kami sampaikan terima kasih kepada dandim, kapolres, kejaksaan para musisi atas kerja sama dan partisipasi sehingga kegiatan ini berjalan dengan baik,” tuturnya.

Imam juga menyebut musisi menjadi magnet penarik menjadikan program Swab On The Road menjadi lebih humanis, fan masyarakat menjadi lebih rilek dalam mengikuti swab antigen.

Terkait temuan terhadap masyarakat yang positip saat pelaksanaan Swab On The Road, Iman mengatakan akan menindaklanjutinya dengan berkoordinasi dengan puskesmas setempat.

“Karena ini by nam by adress, maka yang positif ditindaklanjuti dan dilaporkan ke puskesmas sesuai dengan alamat KTP untuk di-tracing,” jelas Iman

Iman menambahkan Tracing ini penting karena semakin banyak di-tracing peluang memutus rantai penyebaran Covid-19 semakin baik.

“Orang sakit kita berharap agar segera sembuh, namun kita upayakan agar tidak melakukan transmisi ke yang sehat. Makanya tracing jadi sangat penting,” tegasnya.

Terkait hal itu Iman berharap masyarakat meningkatkan kepatuhan terhadap penerapan protokol kesehatan saat beraktivitas, serta mengikuti vaksinasi, agar level PPKM dapat segera turun.

“Kita semua harus menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi karena ini jadi penilaian sehingga level bisa turun,” pungkasnya. (*/70n)