5 SMK Presentasi Kesiapan BLUD di Disdik Sulsel
Dinas Pendidikan Sulsel memanggil Lima Kepala SMK melakukan pemaparan di hadapan Tim Penilai di ruang rapat Prof Ahmad Amiruddin Disdik Sulsel, Jl. Perintis Kemerdekaan Km 10 Tamalanrea Makassar, Senin (1/2/2021).

MAKASSAR—Tindak lanjut pengembangan Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD), Dinas Pendidikan provinsi Sulsel memanggil Lima Kepala SMK melakukan pemaparan di hadapan Tim Penilai di ruang rapat Prof Ahmad Amiruddin Disdik Sulsel, Jl. Perintis Kemerdekaan Km 10 Tamalanrea Makassar, Senin (1/2/2021) kemarin.

Kelima Kepala SMK tersebut, yaitu Kepala SMK 3 Makassar, Drs Farid A Massewali, MM, Kepala SMKN 6 Makassar, Drs H Amar Bachti, MM, Kepala SMKN 8 Makassar, Dr Hasnah Baharuddin, MPd, Kepala SMKN 4 Makassar, Drs Rusli, MPd, dan Kepala SMKN 9 Makassar, Drs Muhiddin Ridwan, MM.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel (Kadisdik Sulsel), Prof Jufri mengaku sengaja mengundang kepala SMK untuk melakukan persentase, mengungkap potensi masing-masing.

“Kita sengaja mengundang Kepala SMK untuk melakukan persentase yang diharapkan semua yang ingin menerapkan BLUD untuk terbuka serta setiap SMK harus memiliki target capaian,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, setiap Kepala Sekolah bisa menyampaikan apa saja keunggulannya serta yang membutuhkan penguatan.

“Buka saja, jangan ragu-ragu, misalnya SMKN 4 Makassar apa yang diunggulkan, berapa yang ditargetkan,” sebutnya.

Prof Jufri berharap, 20 SMK yang didorong menjadi SMK BLUD sebagai langkah awal bisa berhasil, sehingga tahun berikutnya bisa bertambah lagi.

“Semoga semua sekolah yang kita dorong menjadi SMK BLUD bisa berhasil sehingga kedepannya bisa terus ditambah,” jelasnya.

Pada kesempatan itu,Ia Menyampaikan terimakasih atas dukungan dan kerjasama seluruh pihak baik Sekolah maupun tim penilai.

“Kepada Tim Penilai maupun lainnya, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas kedatangan untuk mendukung kegiatan ini,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdik Sulsel, Hj Andi Ernawati mengatakan, mulai hari ini sebanyak 20 SMK yang akan menerapkan Pola Pelaksanaan Pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) di Sulsel.

“Karena kita menerapkan protokol covid, hari kita membatasi lima Kepala SMK untuk melakukan persentase Penerapan PPK BLUD SMKN, dan besok sampai Kamis akan tampil masing-masing lima SMK untuk memaparkan potensi yang dimilikinya,” pungkasnya.

Diketahui, Tim Penilai terdiri dari beberapa unsur, yaitu, Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Prof Dr Heri Tahir, unsur dari Inspektorat, unsur Bapedda, BPKAD, dan dari Biro Ekbang.

Pada hari Selasa (2/2), SMK yang akan melakukan persentase adalah SMKN 10 Makassar, SMKN 2 Pangkep, SMKN 3 Gowa, SMKN 1 Takalar, dan SMKN 3 Jeneponto. Hari Rabu (3/2) giliran SMKN 2 Bantaeng, SMKN 2 Barru, SMKN 2 Parepare, SMKN 2 Pinrang dan SMKN 1 Bone.

Sementara untuk hari Kamis, (4/2) SMKN 3 Bulukumba, SMKN 2 Toraja Utara, SMKN 1 Luwu Utara, SMKN 3 Selayar, dan SMKN 3 Luwu. (*)