JENEPONTO—Enam bulan sebelum berakhir masa jabatannya pada tanggal 31 Desember 2023 ini, Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar kembali melakukan mutasi pejabat struktural hari ini, yakni pejabat Sekretaris Daerah, 1 orang pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, di Ruang Kerja Kantor Bupati Jeneponto, Kamis (22/6/2023).
Selain itu, ada pula yang dilantik dan diambil sumpahnya yaitu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Jafar Abbas, dan 2 orang Pejabat Administrator yakni Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan, Emil Ashadi Makkaraeng, dan Sekretaris Dinas Kominfo, Agussalim D.

Bupati Jeneponto Iksan, Iksan Iskandar menyampaikan, selaku pimpinan daerah dan atas nama Pemerintah Kabupaten Jeneponto mengucapkan selamat kepada pejabat yang dilantik.
“Saya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para pejabat yang baru dilantik. Khusus pejabat Sekda dilantik untuk mengisi sementara jabatan Sekda yang saat ini sementara cuti ibadah haji,” kata Bupati Iksan.
Lanjutnya, sedangkan pejabat lainnya merupakan rotasi atau job fit dan pengisian terhadap jabatan yang lowong.
“Selain sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja Aparatur dan pengembangan kinerja organisasi, juga sebagai bentuk penyegaran, kaderisasi dan pengembangan karir aparatur,” ujarnya.
Menurutnya, hal ini juga sudah dijalankan sesuai prosedur seleksi dan melalui Baperjakat, hingga terlaksananya pengambilan sumpah dan pelantikan.
“Tentunya ke depan, kita akan terus lakukan evaluasi dan juga melakukan kegiatan penyegaran dan pengisian terhadap jabatan yang lowong,” kata Ketua DPD II Golkar Jeneponto.
“Di tahun terakhir periode kepemimpinan kami bersama bapak Wakil Bupati, penyelenggaraan pemerintahan terus kita lakukan dengan dinamis, dan melakukan berbagai akselerasi pembangunan,” terangnya.
Untuk itu, ia terus berharap agar seluruh aparatur terus bergerak selaras, khususnya tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.
“Masih banyak tugas-tugas yang harus segera kita selesaikan. Para pejabat selaku pembantu pimpinan diharapkan mampu memberikan rumusan dan pertimbangan yang strategis dalam pengambilan kebijakan,” tutup Iksan. (4dv)













