PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Perang Hotel di Makassar Makin Panas, Artha Kencana Ganti Bendera Jadi Horison InnDari Balik Lapas Polewali, WBP Dibekali Jalan Baru Jadi Pekerja MigranAppi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih MenganggurPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Perang Hotel di Makassar Makin Panas, Artha Kencana Ganti Bendera Jadi Horison InnDari Balik Lapas Polewali, WBP Dibekali Jalan Baru Jadi Pekerja MigranAppi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih Menganggur
Makassar

Wali Kota Makassar Sebut Potensi Lorong Haderslave Besar, Minta Kekompakan Camat dan Lurah

1136
×

Wali Kota Makassar Sebut Potensi Lorong Haderslave Besar, Minta Kekompakan Camat dan Lurah

Sebarkan artikel ini
Kunjungi Longwis Haderslave Kelurahan Maloku, Danny Pomanto Panen Tomat dan Pakcoy
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyambangi Lorong Wisata Haderslave di Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujung Pandang, Minggu (16/10/2022).

MAKASSAR—Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyambangi Lorong Wisata Haderslave di Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujung Pandang, Minggu (16/10/2022).

Didampingi Kadis Pariwisata Makassar Moh Roem, Camat Ujung Pandang Syahrial Syamsuri dan Lurah Maloku Aidir Perdana, Danny Pomanto berjalan menyusuri lorong yang ditata apik dengan sejumlah mural di tembok-tembok warga juga beberapa jajanan yang telah disiapkan warga sekitar.

Lorong Haderslave ini merupakan salah satu lorong kuliner dengan memanfaatkan pekarangan rumah warga untuk bercocok tanam secara hidroponik. Selain itu pula, Longwis ini juga nenghadirkan sejumlah budidaya seperti budidaya ikan koi, lobster, cabai, tomat, sayuran, bawang merah dan bawang putih.

“Luar biasa warga disini bisa hadirkan lorong dengan potensi besar. Ini bisa menjadi potensi peningkatan taraf hidup masyarakat. Apalagi jika dikembangkan dengan baik,saya yakin Lorong Wisata ini akan mampu memberikan kehidupan yang lebih baik untuk penghuninya,” ungkap Danny.

Sembari melihat dan menyapa warga sekitar, Danny menyempatkan untuk panen sayuran seperti tomat dan pakcoy. Tak lupa, Ia berpesan agar camat dan lurah harus kompak dan melihat potensi yang ada.

“Camat dan lurah harus kompak. Ini sudah ada potensi jadi harus dimaksimalkan. Buat inovasi biar ada banyak macam yang bisa ditawarkan pada pengunjung. Buat keripik, juice atau olahan lainnya yang bernilai ekonomis. Selain dapat uangnya, masyarakat juga bisa terlatih kemampuannya sehingga bisa mandiri,” harap Danny.

Sementara itu Lurah Maloku Aidir Perdana mengatakan hadirnya Longwis Haderslave ini merupakan swadaya masyarakat yang lebih banyak berprofesi sebagai pelaku kuliner.

“Masyarakatnya yang memang kompak dan saling bahu membahu makanya lorongnya cantik dan potensial. Terlebih mereka semua dominan pelaku usaha kuliner, jadi kami baik di kelurahan maupun kecamatan memaksimalkan pendampingan. Semoga warga sekitar bisa lebih mandiri,” jelas Aidir. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com