PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.312 ASN Pangkep Terima Satyalancana Karya Satya, Pengabdian hingga 30 TahunMulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalKapolri Dorong Polwan Indonesia Naik Kelas di Forum IAWP, Diikuti 43 NegaraRp130,4 Juta Digelontorkan untuk Pemuda Pangkep, KHDTK Tabo-Tabo Disiapkan Jadi Sentra EkowisataDPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.312 ASN Pangkep Terima Satyalancana Karya Satya, Pengabdian hingga 30 TahunMulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalKapolri Dorong Polwan Indonesia Naik Kelas di Forum IAWP, Diikuti 43 NegaraRp130,4 Juta Digelontorkan untuk Pemuda Pangkep, KHDTK Tabo-Tabo Disiapkan Jadi Sentra EkowisataDPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah Masyarakat
Makassar

Dinkes Makassar Bersama RSUD Daya Gelar OJT Kegawatdaruratan Ibu dan Anak

1309
×

Dinkes Makassar Bersama RSUD Daya Gelar OJT Kegawatdaruratan Ibu dan Anak

Sebarkan artikel ini
Dinkes Makassar Bersama RSUD Daya Gelar OJT Kegawatdaruratan Ibu dan Anak
Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar bekerjasama dengan RSUD Daya Kota Makassar menggelar diklat on the job training (OJT) kegawatdaruratan ibu dan anak bagi dokter, bidan dan perawat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

MAKASSAR—Dinas Kesehatan (Dinkes) Makassar bekerjasama dengan RSUD Daya Kota Makassar menggelar diklat on the job training (OJT) kegawatdaruratan ibu dan anak bagi dokter, bidan dan perawat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Menurut Kepala Dinkas Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan para dokter, bidan dan perawat di puskesmas dalam penanganan kasus kegawatdaruratan ibu dan anak di Rumah Sakit serta meningkatkan kapasitas dokter umum, bidan dan perawat dalam melakukan deteksi dini resiko yang dapat terjadi pada kehamilan, persalinan dan nifas dan bayi baru lahir.

Kegiatan yang diikuti peserta terdiri dari dokter, perawat dan bidan ini akan dilaksanakan sebanyak 8 angkatan dengan waktu pelaksanaan selam 3 hari setiap angkatan dengan menghadirkan narasumber Rima Kusumah Dewi, Dr. dr. Hj. Sitti Nur Asni dan dr. H. Akhmad Kadir.

Kegiatan ini sendiri merupakan komitmen Dinkes Makassar dalam memprioritaskan kesehatan ibu dan anak serta upaya turut mewujudkan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Indonesia tahun 2024, untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) adalah 183/100.000 Kelahiran Hidup dan Angka Kematian Bayi (AKB) adalah 16/1000 Kelahiran Hidup.

Direktur RSUD Daya Kota Makassar, dr. H. Ahmad Asyarie mengaku sangat berterimakasih kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr Nursaidah Sirajuddin yang telah memberikan kepercayaan kepada RSUD Makassar sebagai wahana belajar bagi para tenaga kesehatan

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa berkontribusi dalam penurunan AKI, AKB serta stunting dan adanya kolaborasi antar profesi dokter, bidan, perawat di FKTP juga FKTRL dalam Penanganan Kegawat daruratan pada Maternal dan Neonata,” tutur dr. Asyarie.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr Nursaidah Sirajuddin Menambahkan Pemerintah Kota Makassar berkomitmen dalam menekan angka kematian ibu dan anak bahkan hingga zero.

“Kita terus berkomitmen dalam menekan angka kematian ibu dan anak bahkan hingga zero diantaranya dengan melaksanakan diklat on the job training (OJT) kegawat daruratan ibu dan anak bagi tenaga kesehatan sehingga lebih cekatan dalam melakukan penanganan dan penindakan,” pungkasnya. (*/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com