PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara •
Gowa

LMPI Sulsel Laporkan Proyek Jembatan Gantung di Gowa ke Kejati Sulselbar

659
×

LMPI Sulsel Laporkan Proyek Jembatan Gantung di Gowa ke Kejati Sulselbar

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com,- Markas Daerah Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Sulsel, akhirnya melaporkan hasil investigasi yang didasari oleh laporan masyarakat terkait adanya dugaan korupsi, pada Proyek pembangunan Jembatan gantung Lemoa, DS. Bontolempangan, Kecamatan Bontolempangan Kabupaten Gowa, ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar.

Menurut Ketua Bidang Investigasi dan Pemberantasan Korupsi LMPI Sulsel, Andika Ali Kanji, berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan tim LMPI Sulsel, diduga terjadi praktek korupsi dalam pembangunan jembatan gantung Lemoa, yang dibiayai dengan anggaran Alokasi Dana Desa tahun 2016 sebesar Rp. 170.000.000,- tesebut, dengan melibatkan Kepala Desa serta Sekretaris Desa Bontolempangan, dan Kepala Dusun Lemoa.

[irp]

“Sesuai temuan tim, ada indikasi kasus korupsi pada proyek tersebut, sehingga kami melaporkan, Kepala Desa, Sekretaris Desa Bontolempangan dan Kepala Dusun Lemoa ke Kejaksaan Tinggi Sulselbar, sesuai dengan UU Republik Indonesia nomor 28 tahun 1999, tentang penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan nepotisme, serta UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” terang Andika.

[irp]

Olehnya itu LMPI Sulsel meminta kepala Kejati Sulselbar untuk segera memproses laporan tersebut, dengan memanggil terlapor untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang dinilai merugikan masyarakat, karena tidak adanya bukti fisik yang digunakan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian desa. (*/464ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com