PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 24 PC Muslimat NU Dikerahkan Kawal 177.500 Susu untuk Anak Sulsel • 27 Tusukan Akhiri Hidup Istri di Samata, Suami Ditemukan Tewas Bakar Diri • 177.500 Pcs Susu Disalurkan ke Anak di 24 Kabupaten/Kota Sulsel • Makassar Jadi Pilot Project Nasional, 6.032 RT/RW Dikerahkan Kawal Warga Dapat Perlindungan Sosial • Family Gathering di Tanjung Bayang, Jajaran Kelurahan Bitowa Perkuat Kekompakan • Tetra Pak Dorong Hilirisasi Kelapa Indonesia dari Manado • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 24 PC Muslimat NU Dikerahkan Kawal 177.500 Susu untuk Anak Sulsel • 27 Tusukan Akhiri Hidup Istri di Samata, Suami Ditemukan Tewas Bakar Diri • 177.500 Pcs Susu Disalurkan ke Anak di 24 Kabupaten/Kota Sulsel • Makassar Jadi Pilot Project Nasional, 6.032 RT/RW Dikerahkan Kawal Warga Dapat Perlindungan Sosial • Family Gathering di Tanjung Bayang, Jajaran Kelurahan Bitowa Perkuat Kekompakan • Tetra Pak Dorong Hilirisasi Kelapa Indonesia dari Manado •
Daerah

Air Terjun Klepu Kediri Telan Korban

1553
×

Air Terjun Klepu Kediri Telan Korban

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com – Air Terjun Klepu, Desa Parang, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Rabu, 25 januari 2017, sekitar pukul 15.00 sore, kembali minta korban. Korban merupakan 2 dari 7 wisatawan yang ketika air bah datang sedang mandi di bawah air terjun tersebut.

Menurut Sumber Mediasulsel.com, Moch Anshori, sekitar jam 1 siang, 7 orang remaja yang terdiri dari 4 pria dan 3 orang perempuan datang untuk mandi di lokasi tersebut.

Lebih lanjut Anshori menjelaskan, bahwa pada sekitar pukul 3 sore, mereka telah bersiap mengakiri kegiatan di bawah air terjun tersebut untuk bersiap pulang, 5 orang sudah meninggalkan air dan berdiri di atas batu, sedangkan 2 orang masih di dalam air.

Pada saat bersamaan, secara tidak terduga air bah datang menghantam mereka, 5 orang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan 2 orang yang masih di dalam air, yaitu Hadi Putro (18 tahun), warga Desa Pulosari, kecamatan Mojoroto, kota Kediri dan Sofav (17 tahun) warga Desa Ploso Tiron, Kecamatan Banyakan, Kediri, tidak berhasil menyelamatkan diri.

Kedua korban meski sudah berusaha untuk menyelamatkan diri, namun arus deras yang datang tak mampu dilawan dan menghanyutkan keduanya. Hingga senja hari kedua korban masih belum di temukan, sementara 5 rekannya yang selamat diamankan di Polsek Banyakan. (Acg/464ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com