JENEPONTO—Sosok Purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir Kopral Kepala (Kopka), almarhum Kopral Kepala H. Hadding Lallo memiliki tiga orang anak lelaki berpangkat perwira pertama dan seorang isteri bernama Hj Basmawati Dg Lebong.
Hal ini nampak saat prosesi pemakaman Kopka H. Hadding Lallo secara militer di kediamannya di Paceko, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Minggu (2/6/2024).
Almarhum H. Hadding Lallo menghembuskan nafas terakhirnya di salah satu rumah sakit di Surabaya Jawa Timur, Sabtu (1/6/2024) kemarin, namun jenazah suami dari Hj. Basmawati Dg Lebong ini diterbangkan ke Makassar untuk dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Jeneponto.
Adapun ketiga putra almarhum Kopral H. Hadding Lallo masing-masing bernama, Letda Hadi Suswanto (putra pertama tugas dinas di Kodam V Brawijaya), Letda Rudi Harianto (putra kedua tugas dinas di RSPAD Gatot Subroto Jakarta), dan Lettu Andika Prasetiawijaya (Akademi Militer (Akmil) tahun 2019, tugas dinas di Yon Armed 9 Pasopati Purwakarta Jawa Barat).
Upacara pemakaman secara militer untuk almarhum Kopka H. Hadding Lallo dipimpin oleh Inspektur Upacara, Lettu Muh. Amin (Danramil Tamalatea), sedangkan Perwira Upacara, Peltu Syaiful Bahri (Dan Pos Ramil Turatea), dan Komandan Upacara, Serka Safri (Bati Bakti Koramil 1425-01/Binamu).
Dari pantauan Mediasulsel.com, diawali penyerahan jenazah dari pihak keluarga yaitu Letda Hadi Suswanto dan jenazah diterima oleh Inspektur Upacara, Lettu Muh. Amin, yang sekaligus membacakan apel persada. Saat inilah isteri almarhum terlihat pingsan dan prosesi upacara militer sempat terhenti sejenak.
Selanjutnya, perlahan-lahan peti jenazah diangkat oleh sejumlah pasukan TNI dari Kodim 1425 berpakaian seragam loreng lengkap dengan senapan dan sangkur.
Sejumlah kerabat dan sejawat almarhum ikut mengantarkan jenazah almarhum Kopka H. Hadding Lallo ke tempat peristirahatan terakhirnya yang tak jauh dari rumahnya yaitu di belakang rumah almarhum sendiri.
Saat hendak dilakukan penguburan jenazah, dilakukan tembakan salvo ke udara oleh sejumlah pasukan TNI dengan menggunakan senapan TNI. Kemudian dilanjutkan pemasangan sangkur sebagai tanda penghormatan terakhir atas jasa-jasa dan pengorbanannya untuk bangsa negara kesatuan Republik Indonesia.
Dalam kesempatan ini, Inspektur Upacara, Lettu Muh. Amin menyampaikan, rasa bela sungkawa ini, atas nama TNI serta yang hadir mengucapkan ikut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Almarhum.

“Kepada seluruh hadirin marilah kita bersama sama memanjatkan doa semoga segala kesalahan dan kekhilafan almarhum dapat diampuni dan amal baktinya diterima disisi allah SWT,” kata Lettu Muh. Amin.
“Kepada keluarga yang ditinggalkan kami berharap dapat menerima kepergian almarhum dengan tabah, tawakkal dan ikhlas. Pada kesempatan ini kami menyampaikan penghargaan serta ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan baik moril maupun materil sehingga upacara persemayaman ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar,” tuturnya.
Menurutnya, upacara kebesaran ini dilaksanakan sebagai penghormatan dan penghargaan pemerintah atas jasa dan pengorbanan almarhum kepada negara dan bangsa yang telah dilaksanakan sepanjang hidupnya.
“Sebagai manusia biasa kepergian almarhum yang kita cintai, tentunya tidak luput dari rasa duka yang mendalam, oleh sebab itu pada kesempatan ini kepada keluarga almarhum saya selaku Inspektur upacara dan atas nama seluruh rekan almarhum menyatakan belasungkawa sedalam dalamnya dengan mamanjatkan do’a semoga Tuhan yang maha esa memberi ketabahan dan kesabaran serta bimbingan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan,” jelasnya.
“Kami menyadari bahwa almarhum sebagai manusia biasa selama hidup tentu tidak luput dari khilaf dan kesalahan, untuk itu saya memohon kepada hadirin sekalian kiranya dapat melapangkan dada untuk memaafkan segala kesalahan almarhum semasa hidupnya,” tutup Lettu Muh. Amin.
Sementara itu, Letda Hadi Suswanto anak pertama yang mewakili keluarga besar lmarhum Kopka H. Hadding Lallo menyampaikan, ucapan terima kasih kepada TNI dalam hal ini Kodim 1425 Jeneponto yang telah menggelar upacara militer bagi almarhum Kopka H. Hadding Lallo. Menurutnya, ini permintaan terakhir almarhum kepada keluarga semasa hidupnya.
“Saya mewakil pihak keluarga dari almarhum Kopka H. Hadding Lallo mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya bagi Kodim 1425 Jeneponto yang telah menggelar upacara militer bagi almarhum orang tua kami,” ucap Letda Hadi Suswanto.
“Penghormatan upacara militer ini adalah permintaan terakhir almarhum orang tua kami kepada keluarga semasa hidupnya,” terangnya.
Lanjut Letda Hadi Suswanto mengatakan, ketika ada salahnya agar dimaafkan dan ketika ada utang piutang untuk disampaikan ke pihak keluarga almarhum.
“Saya mewakili keluarga almarhum Kopka H. Hadding Lallo memohon maaf ketika semasa hidupnya orang tua ada salah dan khilaf, begitu juga ketika ada utang piutang ditinggalkan oleh almarhum agar segera disampaikan kepada keluarga agar kami dapat melunasi utang piutang tersebut,” tutupnya.
Upacara dilanjutkan dengan tabur bunga oleh isteri almarhum yaitu Hj Basmawati Dg Lebong dan ketiga putranya bersama seluruh keluarga besarnya dengan diiringi derai air mata yang tak dapat dibendung ikut mengiringi prosesi penguburan jenazah almarhum.
Untuk diketahui, almarhum di mata seluruh keluarga besarnya adalah sosok orang tua yang sangat baik dan bijaksana. Almarhum H. Hadding Lallo merupakan sosok yang menjadi panutan dan suri tauladan bagi keluarga besarnya baik yang di Jeneponto Sulawesi Selatan, maupun yang ada di Surabaya dan Krian Sidoarjo Jawa Timur.
Banyak orang yang merasa kehilangan dengan kepergian almarhum, bukan saja sanak saudara dan keluarga sendiri, akan tetapi teman dan sahabat di pulau Jawa, baik itu sesama purnawirawan TNI maupun masyarakat sipil yang sudah kenal sosok almarhum tentu merasa sangat kehilangan, apabila mengenang segala kebaikan dan jasa almarhum yang sangat sosial dan suka membantu orang lain yang kesulitan. (*)



















