MAKASSAR—Bappeda Makassar menggelar Forum Group Discussion (FGD) untuk menyusun Rencana Tenaga Kerja Daerah (RTKD) 2025-2029. Diskusi ini mengangkat tema penurunan tingkat pengangguran terbuka sebagai prioritas utama dalam perencanaan ketenagakerjaan kota, bertempat di Hotel Aston Makassar, pada Kamis (21/11/2024),
FGD yang dibuka oleh Asisten I Kota Makassar, M. Yasir, menyampaikan pesan Wali Kota Makassar tentang kebijakan strategis guna meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.
“Ini adalah langkah penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Yasir.
Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam Bappeda, A. Ato Rakhmawan, menuturkan bahwa forum ini dirancang untuk menyusun dokumen kebijakan tenaga kerja lima tahun ke depan.
Dengan melibatkan akademisi, instansi pemerintah, dan sektor swasta, diskusi difokuskan pada identifikasi tantangan serta penyusunan solusi praktis.
Ato juga menyoroti kebutuhan tenaga kerja bersertifikasi yang semakin meningkat. Ia mengajak perguruan tinggi di Makassar untuk mempersiapkan lulusan yang lebih siap pakai melalui program sertifikasi.
“Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa yang lulus dari universitas di Makassar memiliki kompetensi yang sesuai kebutuhan dunia kerja,” jelasnya.
Dengan kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan kebijakan yang dihasilkan dapat menciptakan lapangan kerja produktif dan mengurangi pengangguran di Makassar secara signifikan. (*/4dv)













