PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan HargaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Sumbangan Gau Maraja Diduga Masuk Rekening Pribadi Kasi Umum Kecamatan Bontocani102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar Dikukuhkan, Siap Jadi Rimbawan MudaRotasi Besar Kapolres Sulsel: 5 Kursi Berganti, Ini Daftar Komandan BaruLurah Bontoa Antar Langsung Bantuan Beras CPP ke Warga Sakit dan DisabilitasTambak Warga Ditimbun untuk Akses Pelabuhan Tonra, Ganti Rugi DipertanyakanMakassar Perkuat Kemitraan dengan Enrekang untuk Jaga Pasokan Pangan dan Stabilkan Harga
Sulsel

Dinas TPH-Bun Sulsel Maksimalkan Lahan Pertanian untuk Dukung Swasembada Pangan

775
×

Dinas TPH-Bun Sulsel Maksimalkan Lahan Pertanian untuk Dukung Swasembada Pangan

Sebarkan artikel ini
Dinas TPH-Bun Sulsel Maksimalkan Lahan Pertanian untuk Dukung Swasembada Pangan
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPH-Bun) Provinsi Sulawesi Selatan, Imran Jausi, mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus memberikan dukungan penuh kepada Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia untuk menyukseskan Program Nasional (Prognas) swasembada pangan.

MAKASSAR—Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPH-Bun) Provinsi Sulawesi Selatan, Imran Jausi, mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus memberikan dukungan penuh kepada Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia untuk menyukseskan Program Nasional (Prognas) swasembada pangan.

Menurut Imran, salah satu langkah strategis untuk mencapai swasembada pangan adalah mencetak lahan sawah baru. Hal ini dinilai mendesak, mengingat proses cetak sawah di Sulsel terakhir dilakukan pada 2015 atau 2016, atau sekitar sembilan tahun lalu.

“Mengingat urgensi Prognas swasembada pangan, cetak sawah menjadi solusi cerdas untuk menambah areal sawah yang terus berkurang akibat alih fungsi lahan,” ujar Imran Jausi, Selasa (26/11/2024).

Imran menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulsel telah mengimbau pemerintah kabupaten dan kota di wilayahnya untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan petani yang selama ini kurang produktif.

“Kami mengajak pemerintah kabupaten dan kota untuk memanfaatkan lahan petani yang belum dioptimalkan. Jika lahan tersebut memenuhi kriteria sebagai sawah, maka kami akan mengajukannya kepada Kementan untuk dijadikan sawah baru,” jelasnya.

Untuk tahun 2025, lanjut Imran, pihaknya telah mengidentifikasi lahan potensial seluas 5.000 hektare. Namun, angka ini dinilai masih jauh dari target yang ingin dicapai.

“Target kami untuk mencetak sawah mencapai 25.000 hingga 30.000 hektare. Untuk tahap awal, kami memulai dengan 5.000 hektare, dan secara bertahap akan terus ditambah,” pungkasnya.

Dukungan penuh dari berbagai pihak diharapkan mampu mendorong realisasi target swasembada pangan dan meningkatkan ketahanan pangan di Sulawesi Selatan. (*/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com