MAKASSAR—Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kepala desa (kades), melakukan kunjungan ke kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar) di Makassar, Senin (16/12/2024).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati MYL menyampaikan apresiasinya terhadap program Super Sun dari PLN yang dinilai telah memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat di Kabupaten Pangkep. Ia pun berharap program tersebut dapat berlanjut, khususnya untuk wilayah kepulauan yang masih memerlukan akses listrik secara penuh.
“Kalau boleh, Pak GM, kami berharap tahun depan wilayah kepulauan di Pangkep dapat menjadi prioritas dalam program kelistrikan. Ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar MYL.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono, menyambut baik aspirasi yang disampaikan Bupati Pangkep. Ia menjelaskan bahwa program listrik desa telah menjadi fokus utama PLN untuk wilayah kepulauan di Pangkep.
“Kami sudah menyusun roadmap hingga tahun 2027. Targetnya, seluruh wilayah kepulauan di Pangkep dapat menikmati layanan listrik secara penuh paling lambat tahun 2027,” ungkap Budiono.
Menurut Budiono, kelancaran pembangunan infrastruktur kelistrikan membutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Dukungan dari pemerintah kabupaten dan desa dinilai penting untuk mempercepat proses realisasi program ini.
“Dukungan dari pemerintah daerah selama ini sangat membantu. Tantangan utama yang kami hadapi adalah kondisi geografis dan cuaca ekstrem di wilayah kepulauan. Namun, dengan sinergi yang baik, hambatan tersebut bisa diatasi,” jelasnya.
Budiono berharap kolaborasi antara PLN, pemerintah kabupaten, dan pemerintah desa dapat terus terjalin demi mewujudkan target elektrifikasi di seluruh wilayah kepulauan Pangkep. (*/4dv)














