PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin MelebarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin Melebar
Sinjai

Setelah 15 Tahun Menanti, Kampung Menra Kini Nikmati Listrik PLN 24 Jam

1433
×

Setelah 15 Tahun Menanti, Kampung Menra Kini Nikmati Listrik PLN 24 Jam

Sebarkan artikel ini
Setelah 15 Tahun Menanti, Kampung Menra Kini Nikmati Listrik PLN 24 Jam
Bupati Sinjai, Ratnawati Arif (keenam dari kiri), Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi VI, Ismail Bachtiar (kelima dari kiri), dan GM PLN UID Sulselrabar, Edyansyah (keenam dari kanan) saat meresmikan nyala listrik 24 jam Kampung Menra, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan pada Senin (2/6).

SINJAI—Setelah bertahun-tahun hidup dalam kegelapan dan hanya mengandalkan lampu minyak, warga Kampung Menra di Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, akhirnya bisa menikmati listrik PLN yang menyala 24 jam penuh. Terletak di pegunungan Desa Arabika, akses ke kampung ini membutuhkan perjalanan darat selama empat jam dari Kota Makassar, dengan medan yang menantang dan terjal.

Kampung kecil dengan 28 Kepala Keluarga itu sebelumnya hanya mendapatkan penerangan dari lampu pelita dan sebagian bahkan menyambung listrik dari dusun tetangga dengan biaya Rp100 ribu per bulan. Kini, berkat kerja keras PT PLN (Persero), terang listrik benar-benar hadir di Menra, membawa harapan dan perubahan nyata.

“Terima kasih PLN karena sudah melistriki desa kami. Dulu anak saya diejek karena mukanya hitam akibat lampu pelita. Sekarang tidak lagi,” ujar Nur (32), warga Kampung Menra, dengan haru. Ia menambahkan, sejak ada listrik, kegiatan malam hari jauh lebih aman dan nyaman.

Ani (32), warga lainnya, mengaku kini cukup membayar Rp20 ribu per bulan untuk listrik. “Dulu saya harus bayar lima kali lipat ke warga kampung sebelah. Sekarang kami bisa beribadah, belajar, dan isi daya peralatan tanpa harus berjalan tiga kilometer,” ungkapnya.

Peresmian listrik Kampung Menra dilakukan pada Senin (2/6/2025) dan dihadiri Bupati Sinjai, Ratnawati Arif. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada PLN atas sinergi dalam membangun desa.

“Terima kasih atas kolaborasi yang indah ini. PLN hadir bukan hanya memberi terang, tapi juga menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Anggota DPR RI Komisi VI, Ismail Bachtiar. Menurutnya, hadirnya listrik 24 jam adalah hasil sinergi pemerintah, PLN, dan masyarakat. “Ini bukan sekadar penerangan, tapi pembuka jalan bagi kemajuan sektor pendidikan, ekonomi, dan kesehatan,” ujarnya.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengungkapkan medan yang sulit menjadi tantangan tersendiri. “Jalanan berbatu, longsor, dan akses terbatas bukan penghalang bagi kami. Ini adalah bentuk komitmen PLN dalam pemerataan energi hingga pelosok negeri,” tegasnya.

Ia merinci pembangunan infrastruktur yang dilakukan PLN di Kampung Menra, antara lain Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 1,55 kilometer dan satu unit gardu distribusi berkapasitas 50 kVA. Hingga Mei 2025, rasio elektrifikasi di Sulsel telah mencapai 99,99%.

Selain meresmikan listrik 24 jam, PLN melalui Yayasan Baitul Maal juga menyerahkan 30 paket sembako dan timer adzan masjid sebagai bentuk kontribusi sosial.

“Listrik bukan lagi kemewahan, tapi kebutuhan dasar. Kami berharap keberadaan listrik ini mampu menggerakkan roda perekonomian dan memberi masa depan lebih baik untuk anak-anak Kampung Menra,” tutup Edyansyah. (70n/Ag4ys/4dv)

Setelah 15 Tahun Menanti, Kampung Menra Kini Nikmati Listrik PLN 24 Jam
Warga Kampung Menra, Nur (32) kini telah menikmati listrik PLN 24 jam dan melakukan kegiatan sehari-hari dengan lebih leluasa.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com