PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi Pegangan
Takalar

Unhas dan Pertamina Foundation Serahkan Teknologi Panel Surya ke Petani Desa Bontomanai

1280
×

Unhas dan Pertamina Foundation Serahkan Teknologi Panel Surya ke Petani Desa Bontomanai

Sebarkan artikel ini
1001939990

TAKALAR—Komitmen terhadap transisi energi dan penguatan sektor pertanian berkelanjutan kembali ditunjukkan oleh Tim Desa Energi Berdikari (DEB) Universitas Hasanuddin. Melalui dukungan dari Pertamina Foundation, menyerahkan bantuan panel surya dan pompa listrik kepada petani di Desa Bontomanai, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, pada Minggu (3/8/2025) lalu.

Teknologi yang diusung mengadopsi sistem agrivoltaic, yakni penggabungan antara pembangkit listrik tenaga surya dengan aktivitas pertanian. Sistem ini ditujukan untuk mendukung pengairan lahan jagung seluas lebih dari 20 hektar menggunakan pompa listrik dan irigasi sprinkler yang hemat energi dan efisien, terutama di musim kemarau.

Seremoni serah terima berlangsung di Kantor Desa Bontomanai dan dihadiri berbagai pihak, termasuk Sekretaris Dinas Pertanian Takalar, Nurhayati, S.P.; Kepala Subdirektorat Penyiapan Karir Unhas, Burhan Kadir, S.S., M.A.; dosen pendamping DEB, Agussalim, S.Hut., M.Si.; serta Kepala Desa Bontomanai, Muhammad Aris, S.Sos. Hadir pula kelompok tani Balangjaya, Karang Taruna, dan warga setempat.

Burhan Kadir dalam sambutannya menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi yang bisa dikelola langsung oleh masyarakat desa. “Ini bukan sekadar soal energi, tapi bagaimana teknologi bisa menghadirkan kemandirian masyarakat,” ujarnya.

Senada, Nurhayati menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, pemerintah, dan swasta dalam menjawab kebutuhan petani.

Koordinator tim DEB, Fajar Hidayat, menyebutkan bahwa sistem ini telah melalui tahap uji coba dan siap digunakan oleh petani secara langsung. Keunggulannya mencakup efisiensi energi, pengurangan ketergantungan terhadap listrik konvensional, serta kemampuan pengairan yang merata.

Sebagai bentuk keberlanjutan, tim DEB juga membentuk Kelompok Energi Baru Terbarukan (EBT) di Desa Bontomanai yang bertugas mengelola dan merawat sistem ini. Tim turut menyerahkan buku panduan operasional PLTS agar masyarakat dapat mengoperasikan dan memelihara perangkat secara mandiri.

Kegiatan ini mencakup pemaparan teknis, diskusi bersama warga, penyerahan perangkat, serta penandatanganan berita acara serah terima.

Dosen pendamping tim, Agussalim, berharap inisiatif ini tak hanya meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan energi bersih dan berkelanjutan.

Dengan implementasi teknologi ini, Desa Bontomanai memiliki potensi menjadi contoh desa mandiri energi yang ramah lingkungan dan adaptif terhadap perubahan iklim. Inisiatif ini diharapkan mampu menginspirasi desa-desa lain di Sulawesi Selatan maupun di seluruh Indonesia. (*)

 

Citizen Reporter: Namira Binti Kasim

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com