PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTKPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi Pegangan
Peristiwa

BNPB Laporkan Sejumlah Bencana Akhir Oktober, Banjir dan Cuaca Ekstrem Melanda Berbagai Daerah

899
×

BNPB Laporkan Sejumlah Bencana Akhir Oktober, Banjir dan Cuaca Ekstrem Melanda Berbagai Daerah

Sebarkan artikel ini
BNPB Laporkan Sejumlah Bencana Akhir Oktober, Banjir dan Cuaca Ekstrem Melanda Berbagai Daerah
Hujan deras yang mengguyur berbagai wilayah dalam dua hari terakhir memicu rentetan bencana di Indonesia. BNPB melaporkan, hingga Jumat (24/10) pagi, banjir dan cuaca ekstrem melanda beberapa provinsi dengan dampak yang cukup luas. (Foto: BNPB)

MEDIASULSEL.COM—Hujan deras yang mengguyur berbagai wilayah dalam dua hari terakhir memicu rentetan bencana di Indonesia. BNPB melaporkan, hingga Jumat (24/10) pagi, banjir dan cuaca ekstrem melanda beberapa provinsi dengan dampak yang cukup luas.

Banjir menjadi insiden paling menonjol, terutama di Jawa Tengah dan Kota Semarang. Di Banjarnegara, banjir dilaporkan terjadi pada Kamis (23/10) pukul 07.00 WIB setelah hujan lebat mengguyur tiga kecamatan.

Wilayah terdampak berada di Kelurahan Ampelsari dan Semarang, serta Desa Parakan dan Bawang. BPBD setempat masih melakukan pendataan di lapangan. Dampak sementara meliputi gangguan pada satu ruas jalan, satu saluran irigasi, serta 1.500 hektare lahan yang terendam.

Di Kota Semarang, banjir belum sepenuhnya surut hingga Kamis sore (23/10). Genangan mulai terjadi sejak Rabu (22/10) akibat hujan deras di dua kecamatan. Dua kelurahan terdampak yakni Kelurahan Muktiharjo di Kecamatan Genuk dan Kelurahan Tlogosari di Kecamatan Pedurungan.

Sebanyak 12.957 KK atau 38.180 jiwa terpapar dampak banjir. BPBD terus memompa air di sejumlah titik dan menyalurkan makanan siap saji untuk 1.000 warga terdampak.

Cuaca ekstrem juga melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (22/10). Hujan deras disertai angin kencang berdampak pada sembilan desa di sembilan kecamatan. Sebanyak 169 KK atau 304 jiwa terdampak, tanpa laporan korban jiwa.

Hingga Kamis (23/10), BPBD masih melakukan asesmen dan memberikan dukungan darurat, termasuk distribusi makanan, terpal, dan tikar. Untuk mengantisipasi potensi bencana susulan, BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) dan pada Rabu (23/10) telah menyelesaikan dua sorti penyemaian dengan total 1.600 kg bahan semai.

Di Bondowoso, Jawa Timur, cuaca ekstrem juga terjadi pada Rabu (22/10). Hujan lebat disertai angin kencang menerjang lima desa di dua kecamatan, yaitu Binakal dan Curahdami.

Akibatnya 83 KK terdampak, dengan kerusakan rumah mencakup tiga unit rusak berat, 13 rusak sedang, dan 67 rusak ringan. BPBD Bondowoso pada Kamis (23/10) membantu pembersihan pohon tumbang dan penanganan rumah warga yang terdampak.

Menghadapi tingginya risiko bencana hidrometeorologi pada musim hujan, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.

Peringatan dini cuaca pada Jumat (24/10) pukul 08.30–12.30 WIB menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Padang, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Maluku. (*)

BNPB Laporkan Sejumlah Bencana Akhir Oktober, Banjir dan Cuaca Ekstrem Melanda Berbagai Daerah
Hujan deras yang mengguyur berbagai wilayah dalam dua hari terakhir memicu rentetan bencana di Indonesia. BNPB melaporkan, hingga Jumat (24/10) pagi, banjir dan cuaca ekstrem melanda beberapa provinsi dengan dampak yang cukup luas. (Foto: BNPB)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com