Makassar — Momentum halal bihalal dimanfaatkan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Sektor Manggala untuk memperkuat soliditas sekaligus menegaskan peran aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan yang dilaksanakan di Sekretariat FKPM Manggala, Jumat (17/4/2026) dengan mengusung tema “Eratkan Silaturahmi dan Soliditas Kader FKPM untuk Memperkokoh Kemitraan demi Kamtibmas yang Kondusif” ini, dihadiri Camat Manggala Ahmad, Kapolsek Manggala Kompol Samuel To’longan, perwakilan Danramil Manggala/Panakkukang, Ketua Rosihan, para lurah, Ketua LPM, tokoh masyarakat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta pengurus FKPM.
Ketua FKPM Sektor Manggala, Syarifuddin Nasution, menegaskan organisasinya siap mengambil peran lebih besar dalam menjaga kamtibmas di wilayah tersebut. Dalam waktu dekat, FKPM akan melakukan restrukturisasi organisasi sebagai bagian dari penguatan internal.
“FKPM tidak hanya hadir dalam koordinasi, tapi juga melalui aksi nyata seperti problem solving di tengah masyarakat dan kegiatan sosial sebagai mitra Polri,” ujarnya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf mewakili seluruh pengurus serta mengajak semua pihak terus memperkuat silaturahmi demi menjaga kondusivitas wilayah.
Koordinator FKPM Makassar, Andi Pasamangi Wawo, turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran FKPM di tingkat sektor.
Kapolsek Manggala, Kompol Samuel To’longan, mengapresiasi peran FKPM yang dinilai sangat membantu tugas kepolisian di lapangan. Ia menegaskan, kehadiran FKPM menjadi kekuatan penting dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Ke depan, kita akan dorong patroli bersama di setiap kelurahan dengan melibatkan RT dan RW,” katanya.
Sementara itu, Camat Manggala, Ahmad, memanfaatkan forum tersebut untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Ia menekankan pentingnya pemilahan sampah dari hulu agar yang masuk ke TPA hanya residu.
“TPS 3R dan bank sampah harus diaktifkan kembali. Ini bagian dari tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Dalam tausyiah, Imam Kelurahan Manggala, Ustaz Jamil Budiman, mengingatkan pentingnya memperbanyak amal ibadah dan menjaga moralitas di tengah berbagai tantangan sosial.
“Banjir bukan hanya soal air, tapi juga bisa berupa narkoba, perzinahan, hingga aliran sesat. Malam ini mari kita saling memaafkan,” pesannya.
Kegiatan yang dipandu MC Asti ini berlangsung hangat dan penuh keakraban, ditutup dengan makan malam bersama sebagai simbol kebersamaan dan penguatan silaturahmi antarwarga. (Ag4ys)













