MAKASSAR—Aplikasi layanan publik Lontara+ milik Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar diserbu warga saat kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Sudirman, Minggu (19/4/2026). Tingginya antusiasme terlihat dari banyaknya pengunjung yang langsung mengunduh aplikasi di lokasi usai mendapat edukasi dari tim.
Tim Lontara+ turun langsung menyapa warga di tengah aktivitas olahraga dan rekreasi. Mereka memberikan sosialisasi mulai dari cara mengunduh, proses registrasi, hingga pemanfaatan fitur-fitur unggulan dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan interaktif menjadi kunci. Tim tidak hanya menjelaskan, tetapi juga mendampingi warga yang ingin mencoba aplikasi secara langsung. Metode ini membuat masyarakat lebih cepat memahami fungsi dan manfaat Lontara+.
Hasilnya, respons publik cukup tinggi. Sejumlah pengunjung bahkan langsung mengunduh aplikasi di tempat, sementara pengguna lama turut berbagi pengalaman positif setelah merasakan kemudahan layanan digital tersebut.
“Terima kasih dengan kehadiran Lontara+, saya sudah merasakan langsung manfaatnya,” ujar salah satu pengunjung CFD.
Untuk menambah semarak, tim juga membagikan merchandise seperti baju dan topi kepada pengunjung. Hal ini turut menarik perhatian warga yang memadati kawasan CFD.
Kepala Bidang Humas dan Informasi Komunikasi Publik Diskominfo Makassar, Abdullah, menyebut kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan literasi digital masyarakat.
Menurutnya, ruang publik seperti CFD menjadi sarana efektif menjangkau warga lintas kalangan secara langsung, sekaligus memperkenalkan inovasi layanan digital pemerintah.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya tahu, tapi juga paham dan bisa memanfaatkan Lontara+ dalam aktivitas sehari-hari,” jelasnya.
Melalui sosialisasi ini, Diskominfo Makassar menargetkan Lontara+ semakin dikenal luas dan menjadi solusi utama akses layanan publik, sekaligus mendorong percepatan terwujudnya Makassar sebagai kota cerdas berbasis digital. (Ag4ys)









