MAKASSAR—Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sulsel yang mengagendakan penyampaian laporan hasil reses sekaligus penutupan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025/2026, Kamis (30/4/2026).
Rapat yang digelar di Ruang Paripurna Kantor Dinas BMBK Sulsel itu juga menandai dimulainya Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/2026. Forum tersebut menjadi ruang penyampaian aspirasi masyarakat yang telah dihimpun anggota dewan dari daerah pemilihan masing-masing.
Sebanyak sembilan fraksi DPRD Sulsel menyerahkan laporan hasil reses yang dilakukan 85 anggota dewan pada 16–23 Februari 2026. Laporan itu memuat berbagai persoalan strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan dasar, hingga penguatan ekonomi masyarakat di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.
Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, mengatakan reses menjadi agenda penting bagi anggota legislatif untuk turun langsung menyerap kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.
Menurutnya, hasil reses yang telah dihimpun fraksi-fraksi DPRD akan ditetapkan dalam keputusan DPRD dan disampaikan kepada gubernur sebagai bahan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.
“Reses digunakan oleh anggota DPRD untuk mengunjungi daerah pemilihannya guna menyerap dan menghimpun aspirasi masyarakat,” ujar Rachmatika.
Sekda Sulsel Jufri Rahman menegaskan, kehadiran pemerintah provinsi dalam rapat paripurna mencerminkan komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif dalam memastikan kebijakan pembangunan berpihak pada masyarakat.
Ia menyebut seluruh aspirasi yang dihimpun selama masa reses memiliki nilai strategis dalam proses penyusunan kebijakan daerah, terutama untuk menentukan arah pembangunan yang sesuai kebutuhan masyarakat.
Jufri berharap sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD terus diperkuat agar program prioritas pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan memberi dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan. (Ag4ys)













